Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang dimuliakan dalam Islam dan berada pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Pada malam ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah karena keutamaannya yang sangat besar.
Anjuran mencari Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir Ramadan, disebutkan dalam hadis Shahih:
الْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ يَعْنِي لَيْلَةَ الْقَدْرِ فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلَا يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِي
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari yang terakhir dari bulan Ramadhan. Bila salah seorang diantara kamu merasakan lemah atau lelah, maka jangan kamu kalah dalam mencarinya pada tujuh malam terakhir (bulan Ramadhan)". (Hadits Shahih, riwayat Muslim: 1989)
Berikut detikSumbagsel rangkum informasi tentang sejumlah keutamaan malam Lailatul Qadar. Yuk simak!
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Berikut ini sejumlah malam Lailatul Qadar dikutip dari buku berjudul Majelis Bulan Ramadan karya Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dan berbagai sumber lainnya, di antaranya:
1. Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Dalam surah Al-Qadr disebutkan jika Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan (lebih dari 83 tahun). Artinya, setiap ibadah yang dilakukan pada malam ini nilainya melebihi ibadah selama ribuan bulan.
Diriwayatkan dari Imam Malik bahwa Rasulullah SAW pernah melihat usia umat-umat terdahulu panjang. Hal ini berbeda dengan usia umat beliau yang relatif pendek. Oleh sebab itu, Allah SWT menganugerahkan Lailatul Qadar sebagai karunia agar umat Nabi Muhammad bisa tetap meraih pahala yang besar.
2. Malam Penuh Keberkahan
Malam Lailatul Qadar juga dikenal sebagai salah satu malam yang penuh dengan keberkahan. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam surah Ad-Dukhan ayat 3-4.
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ ٣فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍۙ ٤
Arab Latin: Innâ anzalnâhu fî lailatim mubârakatin innâ kunnâ mundzirîn. fîhâ yufraqu kullu amrin ḫakîm.
Artinya: "Sesungguhnya Kami (mulai menurunkannya pada malam yang diberkahi (Lailatul Qadar). Sesungguhnya Kamilah pemberi peringatan. Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah." (QS Ad-Dukhan: 3-4)
3. Turunnya Malaikat dan Jibril
Allah SWT berfirman dalam surah Al-Qadr ayat 4 pada malam Lailatul Qadar, malaikat-malaikat akan turun ke bumi sembari membawa banyak hal baik.
تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ ٤
Artinya: "Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan."
4. Malam Penuh Kesejahteraan
Malam Lailatul Qadar juga merupakan malam yang penuh dengan kesejahteraan. Allah SWT berfirman dalam surah Al-Qadr ayat 5,
سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ
Artinya: Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.
5. Malam Pencatatan Takdir Tahunan
Lailatul Qadar juga disebut sebagai malam di mana Allah SWT menetapkan segala takdir tahunan bagi umat manusia. Hal ini termaktub dalam surah Ad-Dukhan ayat 4,
"Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah." (QS. Ad-Dukhan: 4)
Menurut tafsir Ibnu Katsir, pada malam ini para malaikat menerima catatan takdir yang telah ditetapkan Allah SWT, lalu mereka melaksanakan perintah sesuai dengan ketetapan yang diberikan. Oleh sebab itu, Lailatul Qadar merupakan waktu terbaik untuk berdoa untuk memohon kebaikan bagi masa depannya.
6. Malam DIturunkannya Al-Quran
Al-QUran merupakan kita suci yang menjadi pedoman bagi umat Islam baik di dunia maupun akhirat. Al-Quran pertama kali diturunkan Allah SWT pada malam Lailatul Qadar.
Sebagaimana Allah berfirman dalam surah Ad-Dukhan ayat 3:
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ
Artinya: "Sesungguhnya Kami (mulai) menurunkannya pada malam yang diberkahi (Lailatul Qadar) Sesungguhnya Kamilah pemberi peringatan." [3]
Waktu diturunkannya Al-Qur'an pada malam lailatul Qadar juga disebutkan Allah SWT dalam surah Al-Qadar ayat 1:
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada Lailatul Qadar." [2][3]
7. Diampuninya Dosa-Dosa yang Lalu
Keutamaan terakhir dari malam Lailatul Qadar adalah bagi umat muslim yang menghidupkan malam dengan beribadah akan diberikan pahala yang berlipat, salah satunya dengan diampuninya dosa-dosa yang lalu. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda,
Artinya: "Barangsiapa beribadah di malam Lailatul Qadar dengan rasa iman dan mengharap pahala dari Allah, ia akan diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Imam Bukhari dan Muslim)
Demikian 7 keutamaan dari malam Lailatul Qadar yang lebih mulia dari seribu bulan. Semoga berguna ya!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(csb/csb)