Pria di India Alami Kondisi Langka, Punya 3 Ginjal dalam Tubuhnya

Pria di India Alami Kondisi Langka, Punya 3 Ginjal dalam Tubuhnya

Averus Kautsar - detikSumbagsel
Selasa, 24 Mar 2026 16:40 WIB
Ilustrasi ginjal
Foto: Ilustrasi ginjal (Getty Images/Nadzeya Haroshka)
Jakarta -

Seorang pria berusia 31 tahun di Wardha, India, mengidap kondisi langka yang jarang ditemui. Dokter menemukan ada tiga ginjal dalam tubuh pria tersebut.

Dilansir detikHealth, pria tersebut semula mendatangi dokter karena mengalami gejala nyeri di sisi kanan punggung selama lima hari. Kondisinya juga disertai dengan sensasi terbakar saat buang air kecil dan demam tinggi hingga 39 derajat Celsius.

Saat dibawa ke rumah sakit, dokter menemukan area perut pasien terasa sangat nyeri ketika ditekan serta memiliki warna urine yang keruh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari Live Science, hasil tes darah menunjukkan kadar leukosit yang tinggi, yaitu sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi. Kultur urine mengidentifikasi adanya bakteri Klebsiella pneumoniae, yang sering dikaitkan dengan infeksi saluran kemih. Temuan ini mengonfirmasi adanya infeksi aktif.

Saat diperiksa melalui USG dan CT scan, dokter justru menemukan hal tak terduga, yaitu ginjal ketiga atau yang disebut dengan supernumerary kidney. Ginjal tambahan itu menyatu dengan ginjal kanan dan membentuk struktur seperti tapal kuda.

ADVERTISEMENT

Supernumerary kidney adalah kelainan bawaan yang terjadi sejak dalam kandungan, akibat pembelahan sel yang tidak normal pada jaringan yang nantinya membentuk ginjal. Kondisi ini kadang dapat menyebabkan infeksi ginjal, tetapi tidak selalu mengganggu fungsi ginjal dan seringkali tidak terdeteksi.

Dalam kasus tersebut, ginjal kiri dan kanan pasien tampak membengkak dan terdapat penumpukan kristal mineral atau batu. Kristal ini terbentuk ketika urine menjadi lebih pekat. Batu kecil biasanya bisa keluar saat buang air kecil, tetapi jika tertahan dapat memicu infeksi.

Dokter memasang stent selang plastik tipis pada ureter kiri untuk membantu aliran urine. Pasien juga diberikan antibiotik melalui infus.

Setelah 48 jam menjalani pengobatan dan hidrasi, kondisi pasien kemudian membaik. Ia dipulangkan dan dijadwalkan kontrol satu bulan kemudian untuk melepas stent serta menangani batu ginjalnya.

Kondisi supernumerary kidney sangat jarang terjadi, dengan kurang dari 100 kasus baru dilaporkan di seluruh dunia setiap tahun. Ginjal ketiga bisa saja terpisah sepenuhnya atau hanya terhubung tipis dengan ginjal lain.

Dalam beberapa kasus, kondisi ini baru diketahui saat pasien menjalani pemeriksaan untuk masalah lain.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads