Heboh Warga Jakabaring Pasang Spanduk Waspadai Tuyul Berkeliaran

Sumatera Selatan

Heboh Warga Jakabaring Pasang Spanduk Waspadai Tuyul Berkeliaran

Irawan - detikSumbagsel
Jumat, 27 Mar 2026 18:31 WIB
Tangkap layar video spanduk imbauan tuyul di Jakabaring
Foto: Tangkap layar video spanduk imbauan tuyul di Jakabaring (Dok. Istimewa/Tangkap Layar)
Palembang -

Warga di kawasan Jalan Gubernur H.A. Bastari, Lorong Budi Mulia II, Jakabaring Palembang dibuat resah oleh kejadian hilangnya uang secara misterius yang terjadi selama bertahun-tahun.

Sebagai bentuk keresahan sekaligus sindiran, warga setempat kompak memasang spanduk berukuran 2x1 meter dengan tulisan unik yang langsung menyita perhatian. Dalam spanduk tersebut tertulis "Himbauan!!! Barang siapa yang merasa memelihara makhluk ini (tuyul) jangan dilepas di kampung ini."

Aksi tersebut sontak menghebohkan warga dan menjadi perbincangan hangat di lingkungan sekitar. Pasalnya, kejadian kehilangan uang tidak hanya dialami satu atau dua orang, melainkan hampir seluruh warga di kawasan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu warga Mamad, mengungkapkan bahwa peristiwa kehilangan uang secara misterius sudah berlangsung lebih dari tiga tahun. Warga sepakat memasang baliho ini.

"Ini bukan hal baru, sudah hampir tiga tahun lebih warga di sini sering kehilangan uang tanpa jejak, kami merasakan hal sama sehingga sepakat buat bener ini agar pemilik makhluk halus tersindir," katanya kepada wartawan, Jumat (27/3/2026).

ADVERTISEMENT

Mamad mengungkapkan kejadian tersebut kerap terjadi di dalam rumah tanpa tanda-tanda kerusakan atau pencurian secara paksa. Bahkan, uang yang sebelumnya sudah dihitung pada malam hari, kerap berkurang saat pagi hari.

"Kalau malam sebelum tidur uang masih utuh, tapi paginya saat mau dipakai untuk belanja, jumlahnya sudah berkurang," ungkapnya.

Nominal uang yang hilang pun bervariasi, mulai dari Rp 50 ribu hingga jutaan rupiah. Namun, warga lebih mengingat kejadian kehilangan dalam jumlah besar.

"Kalau yang kecil sudah tidak terhitung lagi. Tapi yang besar pernah sampai Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. Dan ini bukan cuma saya, hampir semua warga pernah merasakan," jelasnya.

Ia juga menceritakan pengalaman tetangganya, Kartini, yang menabung uang dalam kotak kayu untuk pembangunan rumah. Namun saat dibuka, uang yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 2 juta hanya tersisa sekitar Rp 150 ribu.

"Makanya kami pasang spanduk ini, supaya yang merasa memelihara 'tuyul' sadar dan tidak melepasnya di kampung kami," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Nelly. Ia mengaku kerap kehilangan uang meski jumlahnya tidak besar.

"Uang saya memang tidak banyak, tapi sering hilang. Terakhir waktu bulan puasa, sekitar Rp250 ribu," ujarnya.

Ia mengaku heran karena kejadian tersebut juga dialami anggota keluarganya. Bahkan, anaknya yang datang berkunjung pernah kehilangan uang di dalam tas yang disimpan di dalam rumah.

"Kalau hilang di jalan mungkin wajar, tapi ini di dalam rumah tanpa jejak atau kerusakan. Itu yang bikin kami bingung," katanya.

Dia berharap dengan pemasangan baliho imbauan ini pemilik makhluk halus yang diyakini itu bisa sadar bahwa warga menyadari hal ini.

"Dengan pemasangan baliho imbauan ini kami harap tidak terjadi lagi kehilangan duit di kampung ini," tutupnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads