Sepanjang arus mudik dan balik Lebaran 2026, jumlah penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) menuju Bangka Belitung mengalami penurunan 25% dibandingkan 2025.
Berdasarkan data UPTD Pelabuhan TAA, jumlah pemudik yang menyeberang dari Sumsel pada Lebaran 2026 sebanyak 30.649 orang dengan 9.205 kendaraan. Sementara pada momen Lebaran 2025, jumlah penumpang mencapai 40.293 orang dengan 9.439 kendaraan.
Data itu dihitung selama 16 hari pada momen arus mudik dan balik lebaran. Yakni, sejak H-7 hingga H+7 lebaran. Puncak arus mudik lebaran terjadi pada H-3 dengan jumlah penumpang 1.902 orang dengan 516 kendaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan pada arus balik lebaran, puncaknya terjadi pasa H+6 atau menjelang siswa masuk sekolah dengan 3.773 orang dan 963 kendaraan.
"Total sepanjang arus mudik dan balik lebaran tahun ini, jumlah penumpang di Pelabuhan TAA menuju Tanjung Kalian sebanyak 30.649 orang dengan 9.205 kendaraan," ujar Kepala UPTD Pelabuham TAA Pandu Wibowo, Selasa (31/3/2026).
Dari datanya, jumlah penumpang dan kendaraam pada arus balik lebih tinggi dibandingkan saat arus mudik. Pada arus mudik, jumlah penumpang mencapai 8.504 orang dengan 2.775 kendaraan.
Sedangkan pada hari H (2 hari lebaran), sebanyak 1.905 orang dengan 643 kendaraan. Sementara saat arus balik, jumlah penumpang mencapai 20.240 orang dengan 5.787 kendaraan.
Dia menyampaikan bahwa momen arus mudik dan balik lebaran tahun ini berjalan dengan baik.
"Alhamdulillah lebaran tahun ini berjalan aman, lancar, dan terkendali," ungkapnya.
(csb/csb)