Bulog Sumsel Babel Edukasi Pengelolaan Beras-Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Sumatera Selatan

Bulog Sumsel Babel Edukasi Pengelolaan Beras-Jaga Ketahanan Pangan Nasional

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Rabu, 22 Apr 2026 20:01 WIB
Edukasi sistem penyimpanan beras di gudang Bulog.
Foto: Edukasi sistem penyimpanan beras di gudang Bulog. (Dok. Istimewa)
Palembang -

Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) menggelar program edukasi bagi siswa. Kegiatan bertujuan memberi pemahaman tentang peran Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel Ihsan turun langsung memberikan edukasi kepada para peserta. Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak melihat proses penyerapan gabah dari petani, pengolahan menjadi beras, hingga penyimpanan dan distribusi.

"Kita edukasi tentang tugasnya Bulog, mulai dari proses menyerap gabah dari petani, diolah sampai menjadi beras, disimpan hingga dikonsumsi masyarakat," ujar Ihsan dalam kegiatan Literasi Pangan melalui Kunjungan Edukatif Siswa di Gudang Bulog Sukamaju, Rabu (22/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, program ini bertujuan agar masyarakat memahami peran penting Bulog, termasuk dalam menyiapkan cadangan beras pemerintah untuk menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam.

Selain itu, peserta juga mendapat materi terkait penyusunan beras di gudang agar tidak roboh serta cara menjaga kualitas selama penyimpanan dan direncanakan melihat langsung proses pengolahan di Rice Milling Plant (RMP) Banyuasin.

ADVERTISEMENT

"Program ini bersifat terbuka dan gratis bagi instansi pendidikan yang tertarik, cukup dengan mengajukan surat permohonan ke Bulog. Kegiatan ini tergantung permintaan siswa, bisa juga dari kampus, terutama kampus pertanian, dan tidak dibatasi jumlah pesertanya," katanya.

Saat ini kegiatan masih dipusatkan di satu lokasi. Namun pihak Bulog tengah mengupayakan agar gudang lain juga bisa menjadi lokasi edukasi serupa.

"Program ini baru dicanangkan dan diharapkan ke depan bisa terus berjalan sehingga pengetahuan masyarakat tentang Bulog semakin luas," ujarnya.

Program perdana ini disambut antusias oleh puluhan pelajar yang hadir. Salah satu siswi SMA Dharma Bakti Palembang, Alianur Haliza, mengaku bangga bisa melihat langsung sistem pengelolaan beras di gudang Bulog.

"Pengalamannya, saya merasa sangat bangga dan bersyukur bisa hadir di dalam gedung Bulog. Ini pertama kalinya saya ke sini. Jadi saya bisa tahu bagaimana distribusi beras dan cara penyusunannya," katanya.

Hal senada disampaikan siswa lainnya, M Zaki Ar-Rahman. Ia mengaku mendapat wawasan baru terkait pengelolaan beras sebelum sampai ke tangan masyarakat.

"Dari pengalaman saya sebagai siswa, kita bisa belajar tentang beras di gudang Bulog, mulai dari sistem, tempat, hingga cara pengelolaannya," ujarnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads