Jembatan dermaga di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi, ambruk. Dua orang pengelas yang sedang bekerja dilaporkan terjatuh dan hanyut saat jembatan itu roboh.
Peristiwa nahas itu terjadi tepatnya di jembatan dermaga Sungai Limau, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Tanjabbar, pada Rabu (20/5/2026), sekitar pukul 11.15 WIB.
Usai kejadian itu, Tim SAR dari Pos SAR Kuala Tungkal dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban yang sampai saat ini masih dilakukan pendataa terhadap identitasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua korban saat ini masih dalam proses pendataan identitas. Mereka terjatuh ke sungai setelah jembatan dermaga tempat mereka bekerja mendadak ambruk," kata Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa dalam keterangannya, Rabu.
Adah menerangkan bahwa berdasarkan laporan awal yang diterima, peristiwa terjadi pukul 11.15 WIB. Saat itu, kedua korban sedang melakukan aktivitas pekerjaan pengelasan di struktur jembatan dermaga Sungai Limau.
Namun, tanpa diduga bangunan jembatan tersebut mengalami kerusakan parah hingga ambruk. Akibat runtuhnya konstruksi tersebut, kedua pekerja langsung terjatuh ke dalam aliran sungai dan seketika terseret arus.
"Hingga informasi ini diturunkan, keberadaan kedua korban masih belum diketahui," jelas Adah.
Pihak Basarnas melalui perwakilan Kantor SAR Jambi menerima informasi kedaruratan ini pada pukul 13.02 WIB. Merespon kejadian itu, Tim Rescue Kuala Tungkal langsung memberangkatkan 6 orang personel dengan jalur tempuh darat estimasi 50 kilometer.
"Setelah tiba di lokasi dermaga Sungai Limau, tin akan langsung melakukan penyisiran awal," ujarnya.
(csb/csb)