Keluarga Diimbau Tak Jemput Jemaah di Asrama Haji Palembang

Sumatera Selatan

Keluarga Diimbau Tak Jemput Jemaah di Asrama Haji Palembang

Irawan - detikSumbagsel
Senin, 01 Jun 2026 19:30 WIB
Rapat persiapan kepulangan jemaah haji Sumsel
Foto: Rapat persiapan kepulangan jemaah haji Sumsel (Dok. Istimewa)
Palembang -

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang mengimbau keluarga jemaah haji untuk tidak melakukan penjemputan langsung di Asrama Haji Sumatera Selatan saat kepulangan jemaah dari Tanah Suci.

Imbauan tersebut disampaikan guna menjaga kelancaran proses pemulangan jemaah sekaligus menghindari kepadatan kendaraan dan penumpukan massa di kawasan asrama haji.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Selatan M. Arkan Nurwahiddin, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) terkait mekanisme penjemputan jemaah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengimbau dengan sangat agar keluarga jemaah tidak menjemput langsung ke Asrama Haji Sumsel. Kebijakan ini diambil demi kenyamanan bersama, menghindari kemacetan, serta mencegah kepadatan massa di area asrama," katanya kepada wartawan, Senin (1/6/2026).

Arkan mengungkapkan keluarga cukup menunggu di titik-titik lokasi atau drop zone yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah maupun KBIHU masing-masing. Dengan skema tersebut, proses kepulangan jemaah ke daerah asal diharapkan berlangsung lebih tertib dan nyaman.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, PPIH Debarkasi Palembang terus mematangkan berbagai persiapan menyambut kedatangan jemaah haji. Hari ini, tim melakukan finalisasi dan pengecekan akhir di aula penyambutan Asrama Haji Palembang.

Sesuai jadwal, Kloter 1 Debarkasi Palembang berangkat dari Jeddah pada Senin (1/6) dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada Selasa pagi (2/6).

Untuk mendukung kelancaran proses kedatangan, sejumlah instansi telah menyatakan kesiapannya. TNI dan Polri akan melakukan pengawalan di jalur kepulangan jemaah, sementara pihak maskapai Saudia Airlines dan PT Angkasa Pura berkoordinasi mempercepat proses penurunan penumpang dan penanganan bagasi.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads