Warga Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di sebuah pondok, Minggu (7/6/2026) pagi.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 09.00 WIB setelah ada seorang warga yang datang hendak memberikan makan pada korban yang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Namun, orang tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kapolsek Banding Agung, Ipda Wilson Hutahean menyebutkan pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benar, ada penemuan sesosok mayat di dalam pondok di kawasan Lapangan Terbang Desa Banding Agung," ujar Wilson, Senin (8/6/2026).
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban tidak memiliki identitas dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Berdasarkan keterangan saksi, korban selama ini tinggal di pondok tersebut dan seeing diberi makan oleh warga sekitar.
Saat hendak memberi makan pada pagi kejadian, korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Polisi menyebut bahwa warga sekitar tidak ada yang mengenali identitas korban.
"Korban dibawa ke puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan, korban diperkirakan sudah meninggal selama tiga hari dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," ujarnya.
Pihak Puskesmas Banding Agung bersama kepolisian kemudian mengevakuasi jenazah ke fasilitas kesehatan setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk melakukan koordinasi dengan Camat dan Kepala Desa Banding Agung.
Hingga kini identitas korban belum diketahui dan tidak ditemukan pihak keluarga. Polisi dan warga pun akhirnya memakamkan korban di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Air Rupik, Kecamatan Banding Agung.
"Setelah dilakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, jenazah telah dimakamkan secara layak di TPU Air Rupik," kata Kapolsek.
Meski begitu, saat ini Polsek Banding Agung masih melakukan penyelidikan untuk menelusuri identitas korban.
(dai/dai)