Nenek di Tanggamus Tewas Usai Tercebur Sumur Sedalam 16 Meter

Lampung

Nenek di Tanggamus Tewas Usai Tercebur Sumur Sedalam 16 Meter

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Rabu, 10 Jun 2026 13:40 WIB
Tim SAR saat membantu mengevakuasi nenek di Lampung yang tercebur sumur
Foto: Tim SAR saat membantu mengevakuasi nenek di Lampung yang tercebur sumur (Dok. Basarnas Lampung)
Tanggamus -

Perempuan lanjut usia (lansia) berinisial KO (62), warga Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Lampung tercebur ke dalam sumur sedalam 16 meter. Saat berhasil dievakuasi, korban diketahui sudah meninggal.

Peristiwa itu terjadi di Desa Rantau Tijang, Kecamatan Pugung, pada Selasa (9/6/2026) malam. Korban baru berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan beberapa jam kemudian.

Dantim Rescuer Pos SAR Tanggamus, Nico Saputra, mengatakan pihaknya menerima permintaan bantuan evakuasi dari Damkar Tanggamus sekitar pukul 22.10 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mendapat laporan adanya warga yang jatuh ke dalam sumur, Tim Rescue Pos SAR Tanggamus langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa peralatan vertical rescue dan confined space rescue," kata Nico dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).

Tim SAR menempuh perjalanan sekitar 38 kilometer dan tiba di lokasi pada pukul 23.15 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan unsur gabungan yang telah berada di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

Karena korban berada di dasar sumur dengan kedalaman sekitar 16 meter, proses evakuasi dilakukan menggunakan metode vertical rescue. Setelah upaya penyelamatan berlangsung, korban akhirnya berhasil diangkat dari dalam sumur sekitar pukul 23.35 WIB.

Namun saat berhasil dievakuasi, korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka," ujarnya.

Setelah korban berhasil dievakuasi, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai pada Rabu dini hari dan seluruh personel yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads