Pemkot Palembang akan membentuk tim patroli gabungan, menyusul maraknya pencurian besi pembatas jalan dan penutup lubang drainase di berbagai titik. Hilangnya fasilitas umum ini disesalkan Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
"Ada beberapa kehilangan ya, tidak hanya besi-besi pembatas yang ada di Jembatan Ampera, tetapi juga di tempat-tempat lain seperti penutup lubang drainase. Saya kira jumlahnya cukup banyak. Saya sudah koordinasi dengan pihak balai (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional), kalau kaitan dengan yang besi di Ampera itu tanggung jawab mereka. Saya sudah minta segera diganti," ujar Ratu Dewa, Rabu (10/6/2026).
Dia mengusulkan material besi yang hilang dicuri diganti menjadi semen, untuk meminimalisir pencurian. Dewa juga menginstruksikan Dinas Kominfo Palembang untuk menambah titik kamera CCTV agar fasilitas milik pemerintah lebih terawasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga minta Kominfo supaya diperbanyak lagi CCTV-nya. Karena ada beberapa ketika di ujung, ujung penyeberangan baik hulu maupun hilir itu tidak terjangkau. Nah, sekarang saya minta pasang," katanya.
Untuk pengawasan di lapangan, pemkot akan menggandeng Polrestabes, TNI, dishub, dan satpol PP untuk mengaktifkan kembali patroli rutin secara terpadu.
"Untuk patroli, saya sudah koordinasi dengan Pak Kapolrestabes. Insyaallah ada patroli baik itu sifatnya terpadu. Ada dari pihak kepolisian, TNI, kominfo, perhubungan, dan juga OPD lainnya," jelasnya.
Di samping patroli terpadu, Ratu Dewa juga mengimbau masyarakat ikut menjaga aset daerah dan meminta pihak kecamatan serta kelurahan kembali menggalakkan siskamling di tingkat RT.
"Saya ingin juga dari pihak kecamatan dan kelurahan, penguatan dan menggalakkan kembali siskamling yang ada di tingkat RT maupun kelurahan," tukasnya.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(rep/rep)