Wali Kota Palembang Ratu Dewa kesal melihat kondisi Skate Park Palembang yang kotor. Fasilitas publik yang berada di samping Jembatan Ampera itu ditemukan banyak sampah dan menjadi tempat orang menjemur pakaian.
Menurut Dewa, kondisi tersebut tidak mencerminkan wajah Kota Palembang sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan yang setiap hari dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.
"Lokasi ini berada di pusat kota dan berdekatan dengan ikon kebanggaan masyarakat Palembang, yaitu Jembatan Ampera. Namun masih ada saja oknum yang membuang sampah sembarangan dan bahkan menjemur pakaian di area fasilitas umum. Tentu ini sangat disayangkan," ujarnya, Jumat (12/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dewa menyebut, keberadaan fasilitas publik harus dijaga bersama agar tetap bersih, aman, dan nyaman digunakan masyarakat. Dia meminta seluruh pihak memiliki kesadaran untuk merawat lingkungan, terutama di kawasan yang menjadi wajah Kota Palembang.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dewa telah menginstruksikan Satpol PP Palembang, agar meningkatkan pengawasan di kawasan Skate Park dan sekitarnya. Pengawasan diminta dilakukan rutin guna mencegah aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun merusak lingkungan.
"Saya sudah meminta Satpol PP untuk terus melakukan pengawasan. Keamanan dan kenyamanan kawasan ini harus dijaga. Jangan sampai ada pihak-pihak yang menggunakan fasilitas publik tidak sesuai peruntukannya atau merusak lingkungan sekitar," ungkapnya.
Selain melakukan pengawasan, Pemkot Palembang juga akan menertibkan berbagai aktivitas yang dinilai mengurangi estetika kawasan. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercantik kawasan Ampera dan tepian Sungai Musi yang selama ini menjadi salah satu destinasi favorit warga dan wisatawan.
Dewa mengungkapkan pemkot tengah menyiapkan rencana penataan terhadap aset tersebut. Ke depan, Skate Park Palembang direncanakan dialihfungsikan menjadi taman kota yang lebih tertata dan representatif.
"Kami akan meminta izin terlebih dahulu terkait pengelolaannya. Ke depan aset ini ingin kami alihfungsikan menjadi taman kota yang lebih rapi, lebih indah, dan bisa dinikmati seluruh masyarakat," ungkapnya.
Menurut Dewa, keberadaan taman kota di kawasan tersebut dinilai akan memberikan nilai tambah dari sisi estetika maupun fungsi ruang publik. Selain menjadi tempat rekreasi keluarga, taman kota juga diharapkan dapat mendukung wajah kawasan Ampera sebagai salah satu destinasi unggulan Palembang.
Tak hanya itu, Dewa juga mengungkapkan rencana pemindahan fasilitas skate park ke lokasi yang dinilai lebih sesuai. Pemkot saat ini mempertimbangkan kawasan 7 Ulu sebagai lokasi baru bagi para pegiat olahraga skateboard.
"Kami juga merencanakan skate park ini nantinya dipindahkan ke kawasan 7 Ulu. Di sana akan disiapkan lokasi yang lebih representatif sehingga aktivitas komunitas skateboard tetap bisa berjalan dengan baik," katanya.
Dewa memastikan rencana tersebut akan dikaji secara matang dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas skateboard yang selama ini memanfaatkan fasilitas tersebut. Dia berharap solusi yang diambil nantinya dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung program penataan kota.
(rep/rep)