Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Lahan seluas 2 hektare di Desa Soak Batok, Kecamatan Indralaya Utara, terbakar pada Kamis (18/6/2026) siang.
Upaya pemadaman dilakukan sejumlah personel satgas karhutla darat. Saat ini karhutla di wilayah itu sudah berhasil dipadamkan.
"Kejadian pertama kali terpantau sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah menerima laporan, tim segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan ground check dan upaya pemadaman," ujar Kepala Pelaksana BPBD Ogan Ilir Edi Rahmat, Kamis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim langsung bergerak ke lokasi begitu mendapatkan informasi adanya titik api. Pemadaman dilakukan secara terpadu bersama unsur terkait di lapangan," tambahnya.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran terjadi di lahan bertipe rawa dengan vegetasi semak belukar. Adapun total luas area terdampak mencapai sekitar 2 hektare, sementara sekitar 0,5 hektare berhasil dipadamkan.
"Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 15.50 WIB, dan api dinyatakan telah padam. Sumber air yang digunakan dalam pemadaman berasal dari kanal terdekat, dengan dukungan peralatan manual serta mesin milik Manggala Agni," katanya.
Pihaknya belum mengetahui penyebab karhutla tersebut, termasuk pemilik lahan yang terbakar.
Dalam operasi pemadaman tersebut, BPBD Ogan Ilir dibantu Manggala Agni, TNI, dan Polri. Meski api telah dipadamkan, BPBD Ogan Ilir tetap melakukan pemantauan lanjutan untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api baru, mengingat kondisi lahan rawa yang mudah terbakar pada musim kering.
"Kita juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun, mengingat risiko karhutla yang dapat meluas dengan cepat serta berdampak pada kesehatan dan lingkungan," jelasnya.
(csb/csb)
