Cerita Zahira Lolos Paskibraka Nasional: Banyak yang Meragukan-Meremehkan

Sumatera Selatan

Cerita Zahira Lolos Paskibraka Nasional: Banyak yang Meragukan-Meremehkan

Muhammad Rizky Pratama - detikSumbagsel
Kamis, 25 Jun 2026 10:00 WIB
Siswi MAN Lubuklinggau  Zahira lolos Paskibraka Nasional 2026
Siswi MAN Lubuklinggau Zahira lolos Paskibraka Nasional 2026 (Foto: Istimewa)
Lubuklinggau -

KhalyanaZahira Sandi (16), siswi kelas XI MAN 1 Model Lubuklinggau, Sumatera Selatan, yang bermimpi menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) akhirnya terwujud. Ia berhasil lolos hingga tingkat nasional dan terpilih menjadi wakil Provinsi Sumatera Selatan pada Paskibraka Nasional 2026.

Zahira yang merupakan warga Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, tersebut mengaku pencapaian itu merupakan hasil kerja keras, latihan, serta doa yang terus menyertainya selama proses seleksi.

"Menjadi Paskibraka merupakan salah satu prestasi terbaik bagi para pelajar. Sejak awal saya bercita-cita bisa sampai ke tingkat nasional dan alhamdulillah impian itu terwujud tahun ini," katanya, Rabu (24/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Remaja kelahiran 2 Agustus 2010 itu menjelaskan perjalanan menuju tingkat nasional tidak mudah. Ia mengaku mempersiapkan diri dengan meningkatkan kemampuan akademik, menjaga kebugaran fisik, serta mengikuti berbagai latihan dan bimbingan belajar untuk menghadapi tahapan seleksi.

"Seleksi dimulai dari tingkat sekolah, kemudian berlanjut ke tingkat Kota Lubuklinggau dengan sejumlah tahapan seperti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), tes kesehatan, parade, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), hingga wawancara," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Setelah lolos tingkat kota, Zahira mengikuti seleksi tingkat provinsi yang diawali karantina selama delapan hari. Pada tahap akhir, peserta yang lolos menjalani verifikasi nasional selama lima hari sebelum pengumuman resmi dilakukan.

"Tantangan terbesar selama proses seleksi bukan hanya persaingan yang ketat, tetapi juga keraguan diri sendiri terhadap kemampuan saya. Banyak juga yang meragukan dan meremehkan, tapi pencapaian ini menjadi bukti bahwa saya mampu dan pantas berada di tingkat nasional," ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Lubuklinggau Putra Alam menyebutkan keberhasilan Zahira merupakan hasil pembinaan yang terencana dan kerja keras peserta selama mengikuti seleksi.

"Prestasi ini membuktikan bahwa putra-putri di Kota Lubuklinggau mampu bersaing di tingkat nasional. Semoga dengan hal ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi hingga tingkat nasional," ungkapnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads