Puasa Asyura merupakan yang paling utama di bulan Muharram. Hal ini mengacu pada perintah Rasulullah SAW pada hadis Imam Bukhari dan Imam Muslim. Lalu, kapan puasa Muharram lainnya yang akan dilaksanakan?
Selain puasa khusus seperti Asyura, ada satu amalan sunah yang tak kalah istimewanya, yakni puasa ayyamul bidh. Puasa ini dilaksanakan setiap pertengahan bulan pertengahan bulan di tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah.
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Dilansir laman muslim.or.id, puasa ayyamul bidh merupakan sunah yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW. Hal ini mengacu pada hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, ia berkata:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) mewasiatkan kepadaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: 1- berpuasa tiga hari setiap bulannya, 2- mengerjakan shalat Dhuha, 3- mengerjakan shalat witir sebelum tidur." (HR. Bukhari no. 1178).
Dalam hadis lain, Abdullah bin Amr bin Al-Ash berkata, Rasulullah SAW bersabda:
"Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun." (HR. Bukhari).
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026
Bulan Muharram 1448 H bertepatan dengan bulan Juni 2026. Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Muharram 1448 H pada 16 Juni 2026. Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) memiliki penetapan berbeda yakni pada 17 Juni 2026.
Dengan begitu, ada dua jadwal yang bisa dipilih umat Islam untuk melaksanakan puasa ayyamul bidh di bulan Muharram. Adapun jadwal puasa ayyamul bidh Muharram 1448 H/2026 M sebagai berikut:
- Puasa Ayyamul Bidh Kalender Kemenag: 28, 29, dan 30 Juni 2026
- Puasa Ayyamul Bidh Kalender NU: 29, 30 Juni 2026, dan 1 Juli 2026.
Perlu diingat, jadwal puasa ayyamul bidh di atas kembali lagi pada pribadi masing-masing ingin mengikuti dari pemerintah atau NU.
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Pembacaan niat puasa ayyamul bidh bisa diucapkan dalam hati maupun secara lisan. Niat ini dibaca pada waktu malam hari hingga sebelum terbitnya fajar. Berikut bacaan niat puasa ayyamul bidh:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab-Latin: Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta'âlâ."
Bagi yang lupa atau mendadak ingin melaksanakan puasa ayyamul bidh boleh membaca niat pada siang hari asalkan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga munculnya keinginan untuk puasa.
Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh
Secara garis besar, tata cara pelaksanaan puasa ayyamul bidh sama seperti puasa sunah maupun puasa wajib pada umumnya. Berikut adalah panduan langkahnya:
1. Membaca Niat
Menghadirkan niat di dalam hati atau dilafalkan secara lisan pada malam hari.
2. Makan Sahur
Mengonsumsi makanan/minuman pada sepertiga malam sebelum masuk waktu Subuh. Sahur hukumnya sunah dan mendatangkan keberkahan.
3. Menahan Diri
Menjaga diri dari makan, minum, berhubungan suami-istri, serta hal-hal lain yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar (Subuh) hingga terbenamnya matahari (Magrib).
4. Menjaga Pahala Puasa
Menghindari perbuatan tercela seperti berbohong, bergunjing (ghibah), atau naik pitam.
5. Menyegerakan Berbuka
Begitu azan Magrib berkumandang, disunahkan untuk segera membatalkan puasa, idealnya dengan kurma atau air putih, lalu membaca doa buka puasa.
Nah, itulah panduan lengkap mengenai jadwal, niat, hingga tata cara puasa Ayyamul Bidh di bulan Muharram 2026. Semoga ibadah sunah kita di bulan yang mulia ini diterima oleh Allah SWT, ya! Selamat menunaikan ibadah puasa, detikers!
Simak Video "Video: Detik-detik Marco Bezzecchi Crash di MotoGP Belanda 2026"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)
