Anak berusia 8 tahun bernama Muhammad Fajri Setiawan dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Batang Tembesi, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Tim SAR gabungan diturunkan untuk melakukan pencarian korban.
Korban yang merupakan warga RT 5 Kelurahan Pauh, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, itu awalnya berenang bersama temannya di Sungai Batang Tembesi, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
"Namun, di tengah aktivitas tersebut, korban mendadak tenggelam dan hilang terseret arus sungai," kata Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, Jumat (3/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya pencarian awal sempat langsung dilakukan oleh pihak Polsek setempat serta warga sekitar, namun hingga malam hari korban belum berhasil ditemukan. Laporan resmi kepada Tim SAR diterima oleh Pos SAR Bungo pada Jumat pagi.
Merespons laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi menurunkan 7 personel rescue dari Pos SAR Bungo menuju lokasi kejadian dengan menempuh jarak sekitar 102 KM waktu perjalanan kurang lebih 3,5 jam.
Tim rescue tiba di lokasi dengan membawa alat lengkap seperti rescue car, perahu karet, serta peralatan medis, evakuasi, dan komunikasi. Setiba di lokasi, Tim SAR Gabungan langsung melaksanakan briefing dan membagi pergerakan menjadi 2 tim, untuk menyisir ke hilir sungai sejauh 3 kilometer.
"Hingga saat ini, Tim SAR gabungan masih terus mengupayakan pencarian secara maksimal di sepanjang aliran Sungai Tembesi dengan harapan korban dapat segera ditemukan," ujarnya.
Operasi SAR gabungan ini melibatkan berbagai unsur di lapangan, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Bungo, Damkar Sarolangun, Polsek Pauh, BPBD Sarolangun, serta dibantu oleh masyarakat sekitar yang bahu-membahu melakukan pencarian.
(csb/csb)
