Warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) menemukan mayat laki-laki tanpa identitas di semak belukar di Palembang. Mayat yang diduga berusia 50 tahunan tersebut sudah dalam kondisi susah dikenali sebab tubuhnya membusuk dan bagian kepala tinggal tengkorak.
Mayat tersebut ditemukan di sebuah parit lahan yang sudah menjadi semak belukar di Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Berdasarkan data dari pihak kepolisian, mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh saksi Cek Inah, saat itu saksi hendak mencari buah pinang di sekitar lokasi. Saat melintas saksi melihat mayat tersebut sudah dalam kondisi tergeletak di TKP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat hal tersebut saksi melaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas kepolisian langsung melakukan olah tkp dan mengevakuasi mayat tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
"Iya benar, memang di sekitar lokasi sering dijadikan tempat mancing. Diperkirakan mayat tersebut sudah lebih dari 1 minggu karena sudah membusuk. Kami sudah melakukan olah TKP didampingi tim Inafis dari Polrestabes Palembang," katanya, Minggu (9/8/2026).
Saat ditemukan kondisi mayat tersebut sudah membusuk dengan bagian kepala tinggal tengkorak. Mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia 50 tahunan.
"Ciri-ciri mayat tersebut yakni menggunakan kaos hitam bertuliskan Tako dan celana dasar. Hasil olah TKP berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan sudah lama meninggal karena sudah membusuk," ujarnya.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait penyebab kematiannya, serta mengidentifikasi identitas mayat tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh mayat itu.
"(Ada tanda-tanda kekerasan?) Kalau secara kasat mata tidak ada. Iya dibawa ke RS Bhayangkara Palembang. Apabila ada warga masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya dengan ciri-ciri menggunakan pakaian kaos lengan panjang warna hitam dan celana dasar dapat menghubungi Polsek Sako," jelasnya.
(dai/dai)
