Satu Pelaku Pengeroyokan Bersajam di OKU Selatan Ditangkap, 3 Diburu

Sumatera Selatan

Satu Pelaku Pengeroyokan Bersajam di OKU Selatan Ditangkap, 3 Diburu

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Senin, 23 Mar 2026 08:30 WIB
Pelaku pengeroyokan bersenjata tajam diamankan polisi
Foto: Pelaku pengeroyokan bersenjata tajam diamankan polisi (Dok. Polres OKU Selatan)
OKU Selatan -

Polisi berhasil mengamankan satu pelaku pengeroyokan bersenjata tajam yang terjadi di Taman Serasan Seandanan, Muaradua, OKU Selatan, Jumat (20/3/2026) malam.

Tersangka berinisial AA (18) diamankan setelah diserahkan oleh keluarganya melalui kepala desa kepada pihak kepolisian. Saat ini, tersangka telah ditahan dan menjalani proses hukum.

"Iya benar, satu pelaku sudah berhasil diamankan setelah diserahkan oleh pihak keluarga," kata Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, Minggu (22/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut ketiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran, termasuk satu pelaku dewasa yang diduga melakukan pembacokan menggunakan parang.

Redi menjelaskan pemuda berinisial BS (24) mengalami luka bacok serius di beberapa bagian tubuh dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Muaradua.

ADVERTISEMENT

Peristiwa bermula saat terjadi aksi kekerasan terhadap seorang warga di kawasan taman kota. Korban yang berupaya melerai justru menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekelompok pelaku.

"Dalam situasi tersebut, salah satu pelaku menggunakan senjata tajam dan menyerang korban hingga mengalami luka berat," katanya.

Dalam aksi brutal tersebut, pelaku pembacokan juga melukai rekan satu kelompoknya sendiri saat melakukan serangan secara membabi buta.

"Setelah kejadian, para pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi," tuturnya.

Polres OKU Selatan bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menganalisis bukti yang beredar. Hasilnya, identitas para pelaku berhasil diidentifikasi dalam waktu singkat.

"Pendekatan persuasif melalui tokoh masyarakat membuahkan hasil ketika keluarga salah satu pelaku menyerahkan yang bersangkutan melalui kepala desa kepada pihak kepolisian," tuturnya.

Langkah ini menjadi contoh positif sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dalam penyelesaian perkara pidana.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aksi kekerasan di ruang publik.

"Taman kota adalah ruang bersama. Kami pastikan seluruh pelaku akan diproses hukum tanpa pengecualian," tegas Kapolres.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Aston L. Sinaga menambahkan bahwa pengejaran terhadap pelaku lain terus dilakukan.

"Kami imbau pelaku yang masih buron segera menyerahkan diri. Penindakan akan kami lakukan secara tegas," ujarnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads