Polisi Razia Tambang Timah Ilegal di Kawasan DAS Bangka, Dipantau Lewat Drone

Sumatera Selatan

Polisi Razia Tambang Timah Ilegal di Kawasan DAS Bangka, Dipantau Lewat Drone

Deni Wahyono - detikSumbagsel
Kamis, 16 Apr 2026 20:40 WIB
Polisi menyegel alat tambang timah di kawasan DAS Kabupaten Bangka.
Polisi menyegel alat tambang timah di kawasan DAS Kabupaten Bangka. (Foto: Polres Bangka)
Bangka -

Tambang timah ilegal di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Kabupaten Bangka, Bangka Belitung (Babel), dirazia polisi. Sebanyak 40 unit ponton tambang di garis polisi.


Razia yang dilakukan Tim Gabungan Polres Bangka itu berada di Desa Jada Bahrin dan Kimak Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. Tambang yang dirazia itu adalah pertambangan timah ilegal rajuk jenis Sebu.

"Hari ini, kita menindak penambangan timah ilegal di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Jada Bahrin bersama Pemkab Bangka dalam hal ini Satpol PP dan Kades serta BPD," kata Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitya Putra dikonfirmasi, Kamis (16/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deddy menegaskan para penambang timah di DAS sudah sering dirazia dan diberikan imbauan, tapi tetap bandel. Bahkan polisi telah meringkus kolektor timah di lokasi.

"Kolektor yang mengambil timah Ilegal dari tambang ilegal Desa Jade Bahrain ini sudah kita tangkap. Namun aktivitas ilegalnya masih berlangsung. Hari ini kita tindak tegas," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Bahkan, kata Kapolres, masyarakat di Desa setempat pernah melakukan musyawarah dan dipimpin langsung oleh Bupati Bangka. Kala itu, kesepakatannya adalah aktivitas pertambangan ilegal hentikan. Sayangnya, para penambang ilegal ini masih beroperasi secara kucing-kucingan.

"Hasil kesepakatan tersebut kita monitoring terus, ternyata masih ada yang melakukan penambangan ilegal. Lalu, kita monitoring lewat drone dan langsung kita tertibkan bersama tim gabungan satpol pp," ujarnya.

"Sebagai langkah tegas, kurang lebih ada 40 unit ponton (alat tambang timah apung) kita pasang Police Line. Kita juga ultimatum 2x24 jam untuk ponton dibongkar sendiri, jika tidak akan kita bongkar paksa," tegasnya kembali.

Pantauan di lokasi, selain memasang garis polisi, petugas juga tampak mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya mesin hingga pipa tambang.

"Penertiban ini merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan, keselamatan masyarakat, serta memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan," tambahnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads