Palahiyah (87), nenek yang ditemukan tewas dalam hutan dekat rumahnya di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, ternyata dibunuh oleh anak dan cucunya. Aksi pembunuhan ini dilatarbelakangi dendam lama.
Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP Muhammad Adrian mengatakan korban Palahiyah warga Lingkungan I, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, tewas dibunuh anaknya Nurlela alias Ebok (46) dan cucunya bernama M Ilham Mulyadi (20).
"Motif pembunuhan ini dipicu dendam lama yang sudah dipendam oleh pelaku yang merupakan anak perempuannya," ujarnya, Kamis (7/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Adrian, pelaku E mengaku sejak kecil hingga dewasa korban sering dimarahi dan dicaci maki oleh korban sehingga ia menyimpan dendam kepada ibunya.
"Emosi pelaku memuncak saat korban kembali memarahi dirinya ketika pulang mencari kayu bakar pada 12 April 2026 lalu," katanya.
Keributan keduanya sempat dilerai cucu korban berinisial M Ilham Mulyadi (20). Namun situasi kembali memanas hingga berujung pembunuhan.
"Motifnya emosi sesaat yang dipicu dendam lama, bukan pembunuhan berencana," ungkapnya.
Adrian menyebut, kedua pelaku tingal serumah dengan korban. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif terhadap sembilan saksi, keduanya akhirnya mengakui perbuatannya.
"Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polres Muara Enim untuk menjalani hukuman lebih lanjut," katanya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 458 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
(csb/csb)