Begal Sadis di Ogan Ilir Ditembak Polisi Saat Hendak Beraksi

Sumatera Selatan

Begal Sadis di Ogan Ilir Ditembak Polisi Saat Hendak Beraksi

Irawan - detikSumbagsel
Sabtu, 06 Jun 2026 14:30 WIB
Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo saat merilis kasus begal
Foto: Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo saat merilis kasus begal (Dok. Polres Ogan Ilir)
Ogan Ilir -

Polisi berhasil menangkap seorang pelaku begal sadis yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Pelaku bernama Apri (28) terpaksa ditembak petugas karena berusaha melawan saat hendak diamankan.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo mengatakan, tersangka merupakan satu dari tiga anggota komplotan begal yang selama ini beraksi menggunakan senjata tajam dan tidak segan melukai korbannya.

"Tersangka yang berhasil kami amankan bernama Apri. Ia merupakan satu dari tiga pelaku dalam komplotan begal yang selama ini beroperasi di wilayah Ogan Ilir dan sekitarnya," katanya kepada wartawan, Sabtu (6/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagus mengungkapkan Apri ditangkap petugas saat berada di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di depan pintu Tol Keramasan pada Kamis (4/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, pelaku diduga hendak kembali melakukan aksi kejahatan bersama rekan-rekannya.

Menurut Bagus, berdasarkan hasil penyelidikan, komplotan tersebut kerap berkeliling menggunakan dua unit sepeda motor untuk mencari sasaran. Dalam setiap aksinya, para pelaku selalu membawa senjata tajam guna mengancam bahkan melukai korban yang mencoba melawan.

ADVERTISEMENT

"Ketiganya berkeliling menggunakan dua unit sepeda motor mencari sasaran tindak kejahatan. Mereka selalu membawa senjata tajam dan tidak segan melukai korban. Karena saat penangkapan tersangka berusaha melawan petugas, kami melakukan tindakan tegas dan terukur," jelasnya.

Saat dilakukan penangkapan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan pelaku untuk menjalankan aksi kriminalnya. Di antaranya satu bilah parang dengan sarung kulit warna cokelat dan krem bergagang kayu berwarna cokelat sepanjang kurang lebih 60 sentimeter yang diduga digunakan untuk membacok korban.

"Selain itu, polisi juga mengamankan satu bilah parang dengan sarung kardus bergagang kayu warna hitam sepanjang kurang lebih 60 sentimeter serta satu bilah pisau yang disimpan dalam sarung kertas berwarna putih,"kata Bagus.

Tak hanya senjata tajam, petugas turut menyita satu pasang pelat nomor kendaraan BG-3066-DBB yang diduga berasal dari hasil tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), satu unit sepeda motor Honda Vario warna biru, satu helai baju yang diduga dibeli dari hasil kejahatan, satu pasang spion sepeda motor, serta satu unit Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BG-4759-TAE.

"Dari tangan tersangka kami mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk beberapa senjata tajam yang diduga digunakan saat beraksi serta kendaraan yang berkaitan dengan tindak pidana yang sedang kami dalami," jelas Bagus.

Berdasarkan hasil interogasi awal, Apri mengakui telah berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor dan sejumlah aksi kriminal lainnya. Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan guna mengungkap keterlibatan pelaku dalam kasus-kasus lain serta memburu dua anggota komplotannya yang masih buron.

"Hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengakui telah beberapa kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Saat ini kasusnya masih terus kami kembangkan untuk mengungkap jaringan dan lokasi aksi lainnya," ujar Bagus.

Kapolres juga mengimbau dua pelaku lain yang identitasnya telah dikantongi polisi agar segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan penangkapan.

"Kami mengingatkan dua tersangka lainnya yang saat ini masih dalam pengejaran agar segera menyerahkan diri. Identitas mereka sudah kami kantongi dan kami akan terus melakukan pengejaran sampai berhasil ditangkap," tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka Apri kini mendekam di sel tahanan Polres Ogan Ilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi memastikan akan terus memburu dua pelaku lainnya demi memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memberantas aksi begal yang meresahkan di wilayah Ogan Ilir.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads