Bupati Muara Enim Jadi Tersangka Kasus Pengadaan di Disdikbud

Bupati Muara Enim Jadi Tersangka Kasus Pengadaan di Disdikbud

Kurniawan Fadilah - detikSumbagsel
Selasa, 09 Jun 2026 13:14 WIB
Bupati Muara Enim, Edison, tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Edison menjalani pemeriksaan setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di Sumatra Selatan.
Foto: Potret Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai OTT (Ari Saputra/detikFoto)
Jakarta -

Bupati Muara Enim Edison ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Muara Enim oleh KPK. Penetapan ini diputuskan setelah KPK melakukan gelar perkara.

"Benar, salah satunya adalah Bupati," jelas juru bicara KPK, Budi Prasetyo, dilansir detikNews, Selasa (9/6/2026).

Selain Edison, ada 3 pihak lain yang ikut ditetapkan sebagai tersangka. Namun Budi belum memerinci detail identitas para tersangka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi hanya menyampaikan tiga tersangka ini terdiri atas pihak penyelenggara negara dan swasta.

"Dari 4 pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, ada dari sisi PN (Penyelenggara Negara), ada juga dari sisi swasta," ungkap Budi.

ADVERTISEMENT

KPK sebelumnya telah melakukan gelar perkara terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Edison.

"Terkait rangkaian peristiwa tertangkap tangan dalam penyelidikan tertutup di wilayah Sumatera Selatan, malam tadi, telah dilakukan ekspose (gelar perkara)," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan.

"Maka berdasarkan kecukupan bukti permulaan yang diperoleh, diputuskan perkara ini naik ke tahap penyidikan, untuk kemudian menetapkan para pihak sebagai tersangkanya," lanjutnya.

Total ada 10 orang yang diamankan dalam OTT ini, termasuk Edison. OTT dilakukan sejak Minggu (7/6) malam.

Dalam OTT tersebut, KPK turut menyita uang ratusan juta rupiah. OTT ini berkaitan dengan dugaan suap dari pihak swasta.

"Untuk barang bukti, sejauh ini terinformasi ada uang tunai senilai ratusan juta rupiah," kata Budi.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads