Pekerja Tewas Terjatuh Saat Pasang Penangkal Petir di Gedung KMP Lubuklinggau

Sumatera Selatan

Pekerja Tewas Terjatuh Saat Pasang Penangkal Petir di Gedung KMP Lubuklinggau

M Rizky Pratama - detikSumbagsel
Kamis, 11 Jun 2026 17:20 WIB
pekerja tergeletak
Foto: Ilustrasi kecelakaan kerja (Edi Wahyono)
Lubuklinggau -

Pria bernama Suharto dilaporkan tewas karena terjatuh saat memasang penangkal petir di gedung Koperasi Merah Putih (KMP) di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong.

Peristiwa tersebut terjadi di Gedung KMP di Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Minggu (7/6/2026) sore.

Dari informasi yang dihimpun detikSumbagsel, korban diduga kehilangan keseimbangan saat berada di bagian atas gedung ketika melakukan pemasangan penangkal petir. Akibatnya korban terpeleset dan terjatuh dari ketinggian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai kejadian, korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan akibat cedera berat yang dideritanya.

Ketua RT-03 Kelurahan Petanang Ulu bernama M Aman membenarkan kejadian tersebut. Namun ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

"Iya memang ada. Saya dapat kabar setelah pulang dari kebun dan mendapat informasi ada orang jatuh dari gedung Koperasi Merah Putih. Namun saya tidak tahu pasti kejadian lengkapnya," katanya, Kamis (11/6/2026).

Sementara itu, Dandim 0406 Lubuklinggau Letkol Inf Danny Steven Surbakti juga membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya juga telah mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

"Benar, kami juga sudah ke rumah duka untuk bertemu keluarga serta menyampaikan belasungkawa," ujarnya.

Danny mengatakan korban saat itu tidak menggunakan tali pengaman ketika bekerja di ketinggian, meskipun sebelumnya telah diingatkan untuk menggunakan alat keselamatan kerja.

"Kami sudah ke rumah duka ketemu keluarga. Keluarga menerima karena adanya kelalaian dari yang bersangkutan," tuturnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads