2 Pria di Muba Berkelahi hingga Sebabkan Satu Tewas, Kasusnya Damai

Sumatera Selatan

2 Pria di Muba Berkelahi hingga Sebabkan Satu Tewas, Kasusnya Damai

Irawan - detikSumbagsel
Jumat, 12 Jun 2026 15:20 WIB
ilustrasi kejahatan kriminal perampokan pembunuhan pemerkosaan pencopetan
Foto: Ilustrasi kriminal (andi saputra)
Musi Banyuasin -

Perkelahian yang melibatkan dua warga Dusun VIII Lumba Jaya, Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, mengakibatkan satu orang tewas. Kedua keluarga sepakat menerima peristiwa itu sebagai musibah dan tidak menempuh jalur hukum.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (11/6) pagi. Dalam kejadian itu, MP mengalami luka bacok di kedua tangannya dan masih menjalani perawatan di RSUD Sekayu. Sementara AI, warga yang terlibat dalam perkelahian tersebut, meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

Kasi Humas Polres Musi Banyuasin AKP Hutahaean menjelaskan pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 06.40 WIB mengenai seorang pria yang mengamuk sambil membawa parang, tanpa permasalahan yang jelas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat petugas tiba di lokasi, AI sedang mengamuk dan berulang kali mengejar serta mengancam warga sekitar. Polisi sudah memberikan imbauan dan peringatan, bahkan melepaskan tembakan peringatan ke udara menggunakan peluru hampa, namun tidak diindahkan," katanya kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, dalam kondisi tersebut AI kembali menyerang warga , pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa usai cerai dengan istri.

ADVERTISEMENT

Pelaku bertemu MP yang saat itu hendak pergi ke sawah tanpa permasalahan pelaku langsung membacok MP hingga mengenai kedua tangan MP. Lalu MP yang juga membawa parang kemudian berusaha membela diri hingga terjadi perkelahian dan keduanya sempat bergulat saling bacok.

"Setelah perkelahian berakhir dilerai masyarakat dan anggota, MP meninggalkan lokasi. Sementara AI berjalan menuju rumahnya. Namun sebelum masuk ke rumah, AI terjatuh akibat luka yang dideritanya," ungkapanya

Polisi kemudian mengevakuasi AI dan MP ke Puskesmas Lumpatan sebelum dirujuk ke RSUD Sekayu. Namun nyaw AI tidak dapat diselamatkan.


Untuk mencegah konflik berkepanjangan, Camat Sekayu Edi Haryanto bersama Kapolsek Sekayu, perangkat kecamatan, pemerintah desa, dan keluarga kedua pihak melakukan mediasi.

Hasil mediasi menyepakati bahwa keluarga AI yang diwakili Armin dan Khoirul serta keluarga MP yang diwakili istrinya, Eka Marlina, menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan sepakat tidak saling menuntut di kemudian hari.

"Dari keterangan para saksi, AI diketahui mengalami gangguan kejiwaan sejak bercerai dengan istrinya dan kerap meresahkan warga sekitar," jelas Humas Polres Banyuasin.

Dia menambahkan AI diduga sebelumnya terlibat dalam kasus pembacokan terhadap warga lain pada Minggu (8/6). Korban dalam peristiwa itu mengalami luka serius di bagian perut dan masih menjalani perawatan di RSUD Sekayu. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Musi Banyuasin.

"Saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali," tutupnya.




(rep/rep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads