Kecelakaan lalu lintas melibatkan motor dan truk trailer terjadi di Jalan Lintas Timur Palembang-Jambi KM 68, Kelurahan Rimba Asam, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin. Dalam insiden tersebut, seorang pengendara motor meninggal dunia setelah terlindas roda truk trailer.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 11.04 WIB. Korban diketahui bernama Paitun (44), pengendara sepeda motor Honda Beat BG 4441 JBO. Sementara kendaraan yang terlibat adalah truk trailer Scania B-9415-TZ yang dikemudikan Elsan M Tampubolon.
Kasi Humas Polres Banyuasin AKP Abu Bakar membenarkan kejadian tersebut dia mengatakan, kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah Palembang menuju Jambi. Setibanya di lokasi kejadian, korban berupaya mendahului truk trailer yang berada di depannya dengan mengambil jalur sebelah kiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kondisi jalan di lokasi yang bergelombang dan tidak rata diduga membuat motor yang dikendarai korban kehilangan kendali.
"Korban diduga mendahului kendaraan trailer dari sisi kiri. Saat berada di lokasi kejadian, kondisi jalan bergelombang sehingga sepeda motor yang dikendarainya hilang kendali dan pengendara terjatuh," katanya kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).
Abu menjelaskan korban terjatuh ke badan jalan, kemudian terlindas roda depan sebelah kiri truk trailer yang sedang melaju di depannya.
"Setelah terjatuh, korban terlindas roda depan kiri kendaraan trailer. Korban mengalami luka berat dan sempat dievakuasi menuju Puskesmas Betung, namun meninggal dunia dalam perjalanan," jelasnya.
Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Sementara itu, pengemudi truk trailer, Elsan M Tampubolon, tidak mengalami luka dan dalam kondisi sehat jasmani maupun rohani.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak mendahului kendaraan besar dari sisi kiri karena memiliki risiko tinggi, terlebih pada kondisi jalan yang tidak rata. Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara," tutupnya.
(dai/dai)
