Video penangkapan pria diduga pelaku pencabulan terhadap anak tirinya yang masih di bawah umur di Kabupaten Batang Hari, Jambi, viral di media sosial. Pelaku nyaris diamuk massa saat akan dibawa oleh pihak kepolisian.
Dalam video yang dilihat detikSumbagsel, tampak ratusan warga mengepung sebuah rumah panggung yang menjadi tempat diamankannya diduga pelaku. Saat pria diduga pelaku akan keluar dari rumah itu, sejumlah warga mendekati pria tersebut yang tengah digiring oleh pihak kepolisian.
Aparat kepolisian tampak kewalahan menenangkan massa saat akan dibawa masuk ke dalam mobil polisi. Benar saja, ketika pelaku berjalan menuju mobil, massa menghampiri pelaku dan tampak melakukan pemukulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, itu nah, laju," teriak suara massa yang ada di dalam video tersebut.
Akibatnya, pihak kepolisian terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan ke udara, agar massa membubarkan diri dan pelaku dapat diamankan dengan baik.
Kasat Reskrim Polres Batang Hari AKP Fachri Rizky membenarkan kejadian itu. Kata dia, peristiwa itu terjadi di Desa Sungai Ruan Ilir, Kecamatan Maro Sebo Ulu, pada Selasa (23/6/2026) malam.
"Untuk video yang di-share itu evakuasi terduga pelaku asusila oleh personel gabungan Polres Batang Hari, dan Polsek Maro Sebo Ulu. Kegiatan evakuasi berjalan lancar, memang ada sedikit gejolak dari masyarakat," kata Fachri saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Rabu (24/6/2026).
Fachri mengatakan bahwa diduga pelaku telah diamankan di Polres Batang Hari. Pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap keterangan pelaku tersebut.
"Untuk kejadian sedang didalami oleh penyidik Satreskrim Polres Batang Hari. Info awal dari keluarga korban," ujarnya.
Polisi belum merinci kronologi dan detail kasus dugaan pencabulan tersebut. Namun, Fachri membenarkan bahwa diduga pelaku merupakan ayah tiri dari korban, sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.
"Betul (terduga pelaku ayah tiri," ungkapnya.
(csb/csb)
