Pria Tewas Ditusuk Temannya Saat Nongkrong di Bandar Lampung

Lampung

Pria Tewas Ditusuk Temannya Saat Nongkrong di Bandar Lampung

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Minggu, 09 Agu 2026 15:31 WIB
Polisi saat olah TKP penusukan pria di Bandar Lampung
Foto: Polisi saat olah TKP penusukan pria di Bandar Lampung (Dok. Polresta Bandar Lampung)
Bandar Lampung -

Perkelahian terjadi di kawasan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung. Pria bernama M. Silalahi (50) tewas setelah mengalami luka tusuk dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Ir Sutami KM 7, Kampung Cikondang, Lingkungan II, RT 08, Kelurahan Campang Jaya, sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (9/8/2026).

Kapolsek Sukarame, Kompol Hendry Dunant Pandiangan mengatakan korban sebelumnya sedang nongkrong dan berbincang dengan seorang pria yang diduga sebagai pelaku bersama beberapa orang lainnya di depan rumah korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban dan terduga pelaku sebelumnya sedang ngobrol bersama beberapa orang di depan rumah korban. Setelah itu korban masuk ke dalam rumah dan meminta minum kepada istrinya," kata Pandiangan saat dikonfirmasi, Minggu (9/8/2026).

Istri korban, Sugiarti, kemudian mendekati suaminya. Saat itulah dia mengetahui korban telah mengalami luka.

ADVERTISEMENT

"Saat istrinya mendekati korban, diketahui korban sudah dalam kondisi terluka. Istri korban kemudian menghubungi kerabat untuk meminta bantuan," ujarnya.

Polisi menduga perkelahian tersebut berkaitan dengan konsumsi minuman keras jenis tuak. Korban dan pria yang diduga sebagai pelaku diketahui saling mengenal dan disebut kerap nongkrong bersama di rumah korban.

"Diduga keduanya dalam pengaruh minuman keras jenis tuak. Namun untuk penyebab pasti perkelahian dan bagaimana proses terjadinya penusukan masih kami dalami," jelas Pandiangan.

Dalam kejadian tersebut, pria yang diduga sebagai pelaku juga mengalami luka. Korban dan terduga pelaku kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Bandar Lampung untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah pisau yang diduga digunakan dalam kejadian, pakaian korban, sepeda motor, jaket, serta teko dan gelas yang digunakan untuk minum tuak.

"Untuk terduga pelaku saat ini masih dalam penanganan medis. Kami juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian dan memastikan siapa yang bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut," kata Pandiangan.

Polisi juga meminta keluarga kedua pihak dan aparatur setempat ikut menjaga situasi tetap kondusif. Petugas dikerahkan untuk mencegah adanya aksi lanjutan akibat kejadian tersebut.

"Kami sudah berkoordinasi dengan kedua belah pihak keluarga dan pamong setempat agar situasi tetap kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian," pungkasnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads