M. Silalahi (50) tewas ditusuk rekannya di depan rumahnya sendiri saat asyik minum tuak bersama. Selain pengaruh minuman keras, polisi menduga penusukan tersebut dilatarbelakangi dendam lama.
Kapolsek Sukarame, Kompol Henry Dunan Pandiangan mengatakan pihaknya masih mencoba meminta keterangan pelaku bernama Deni yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Dugaan kami ada dendam, karena dari hasil penyelidikan pelaku ini memang membawa senjata tajam saat nongkrong bersama korban sembari minum tuak," katanya, Minggu (9/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk pelaku ini masih dirawat di rumah sakit, pelaku ini sempat diamuk massa hingga ada beberapa luka di beberapa bagian tubuhnya. Tim masih mencoba meminta keterangan yang bersangkutan untuk mengetahui pasti apa motif penusukan tersebut," sambung Pandiangan.
Terkait korban tewas, Pandiangan menyatakan rencananya jenazah M. Silalahi (50) akan dibawa ke Sumatera Utara untuk dimakamkan.
"Saat ini masih menjalani proses otopsi untuk mengetahui penyebab pasti korban meninggal. Kemudian rencananya pihak keluarga memakamkan korban ke Sumatera Utara," tandasnya.
Sebelumnya, perkelahian terjadi di kawasan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung. Seorang pria bernama M. Silalahi (50) tewas setelah mengalami luka tusuk dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Ir Sutami KM 7, Kampung Cikondang, Lingkungan II, RT 08, Kelurahan Campang Jaya pada Minggu (9/8/2026) pukul 00.30 WIB dini hari.
