Libur Lebaran 2026 membawa suasana berbeda di Kota Palembang. Kehadiran ikon baru Tugu Telok Cempako di kawasan Bundaran Air Mancur, sukses menyedot perhatian masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah.
Sejak diresmikan pada 15 Maret 2026, tugu tersebut langsung menjadi destinasi favorit, terutama pada malam hari. Banyak warga sengaja datang untuk menikmati keindahan lampu warna-warni yang menghiasi kawasan tersebut, sekaligus mengabadikan momen bersama keluarga.
Pantauan detikSumbagsel, Selasa (24/3/2026) kawasan bundaran air mancur sudah dipadati pengunjung sejak sore hari. Suasana semakin semarak dengan gemerlap cahaya lampu yang mempercantik tampilan tugu dan menciptakan nuansa wisata urban modern di jantung kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pengunjung, Dedek (40) mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk melihat langsung ikon baru tersebut.
"Bagus sekali, apalagi kalau malam. Lampunya warna-warni jadi tempat foto yang menarik. Anak-anak juga senang," ujarnya.
Hal senada dikatakan Rika, wisatawan asal Jambi. Ia menyebut Tugu Telok Cempako menjadi destinasi wajib saat libur Lebaran.
"Lihat di media sosial, jadi penasaran kebetulan lagi mudik ke Palembang dan langsung ke sini. Ternyata ramai dan indah cocok untuk wisata malam," ujarnya.
Diketahui desain tugu yang mengusung keindahan budaya Melayu Palembang dengan dominasi warna emas serta ornamen religius menjadikan kawasan tersebut memiliki nilai estetika sekaligus simbolik.
Tak hanya itu, daya tarik kawasan ini juga diperkuat dengan pertunjukan air mancur menari yang menjadi hiburan bagi pengunjung.
Adapun jadwal pertunjukan air mancur menari dibagi dalam beberapa sesi, yakni pagi pukul 07.00-08.30 WIB, sore pukul 15.30-17.00 WIB, malam pukul 19.00-20.30 WIB, serta dilanjutkan pukul 21.00-22.30 WIB.
Lampu air mancur akan menyala mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WIB, menambah keindahan suasana malam di kawasan tersebut.
Sementara itu, keberadaan ikon baru tersebut juga mendongkrak jumlah penumpang LRT Sumsel. Hingga H+1 Lebaran, 22 Maret 2026 atau hari ke-10 moda transportasi ini telah mengangkut sebanyak 113.630 penumpang.
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan lonjakan jumlah penumpang ini juga dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas wisata dan mobilitas masyarakat di dalam kota.
"Salah satu faktor pendorong utama adalah hadirnya ikon baru Kota Palembang, yaitu Tugu Cempako Telok yang berlokasi di kawasan Bundaran Air Mancur," tuturnya.
"Tingginya angkat tersebut menunjukan LRT Sumsel semakin menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya selama periode libur Lebaran," sambungnya.
Dia menyebut banyak pengguna LRT memanfaatkan momentum ini untuk mengabadikan momen bersama keluarga, sehingga turut mendorong peningkatan jumlah penumpang.
Dari sisi stasiun, Stasiun Ampera tercatat sebagai stasiun dengan jumlah pengguna tertinggi, yakni mencapai 25.475 penumpang. Disusul oleh Stasiun Asrama Haji sebanyak 22.614 penumpang, kemudian Stasiun DJKA dengan 15.119 penumpang, serta Stasiun Bumi Sriwijaya sebanyak 11.741 penumpang.
"Peningkatan volume penumpang ini tidak hanya berasal dari pengguna rutin, tetapi juga dari penumpang musiman yang memanfaatkan LRT Sumsel untuk berpergian selama Lebaran di Kota Palembang," pungkasnya.
(dai/dai)