Ratusan anak yatim di Banda Aceh tampak ceria saat memilih berbagai perlengkapan untuk menyambut lebaran Idul Fitri. Pemerintah Kota Banda Aceh memberikan bantuan Rp 500 ribu kepada setiap anak.
Belanja pakaian lebaran untuk anak yatim berlangsung di Pasar Atjeh Baru di Kota Banda Aceh. Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal dan Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah berbaur dengan anak-anak serta membantu mereka memilih pakaian yang cocok.
Sejumlah anak memilih baju, celana hingga sepatu. Mereka berbelanja di beberapa toko yang ada di lantai tiga Pasar Atjeh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah kami melaksanakan kegiatan belanja bersama para yatim di Pasar Atjeh. Per anak kita berikan Rp 500 ribu untuk berbelanja kebutuhan Lebaran," kata Illiza dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan belanja kebutuhan anak yatim itu akan berlangsung hingga 17 Maret mendatang dengan total penerima 1.150 anak. Pemerintah kota membagikan jadwal belanja per kecamatan.
Menurutnya, program tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang terus diperluas agar semakin banyak anak yatim yang dapat merasakan kebahagiaan Ramadan.
"Ini kegiatan rutin setiap tahun seperti tahun lalu, namun tahun ini jumlahnya bertambah. Mudah-mudahan tahun depan bisa jauh lebih besar lagi sehingga semakin banyak anak yatim yang bisa kita bahagiakan menyambut Idul fitri," jelas Illiza.
Illiza mengajak masyarakat Kota Banda Aceh untuk ikut berpartisipasi menyantuni anak yatim. Salah satunya melalui gerakan menabung untuk anak yatim yang rencananya akan dibuka setiap 15 Ramadan.
"Mudah-mudahan seluruh masyarakat kota dapat ikut mendukung, terutama bagi yang mampu, dengan menyisihkan rezekinya untuk para yatim. Insyaallah jika kita lakukan bersama, tidak ada lagi anak yatim di Banda Aceh yang tidak tersantuni dengan baik," ujarnya.
"Kepedulian terhadap anak yatim merupakan amanah yang diajarkan dalam Islam. Karena itu ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi gerakan bersama masyarakat untuk menebar kepedulian dan kebahagiaan di bulan suci Ramadan," lanjut mantan anggota DPR RI itu.
(agse/afb)