Viral di media sosial warga mengeluhkan juru parkir yang mengutip tarif di atas ketentuan di Lapangan Merdeka Medan. Dari video yang beredar di Instagram, tampak warga menunjukkan karcis parkir sepeda motor yang tertulis tarif sebesar Rp 2.000.
"Tapi diminta bayarnya 3 ribu. Bahkan ada yang minta 5 ribu, padahal jelas-jelas tertulis di karcis 2 ribu," ujar warga di dalam video yang diunggah di akun Instagram dilihat detikSumut, Kamis (25/6/2026).
Dalam video tersebut, warga juga mengeluhkan kenaikan tarif yang kerap terjadi saat malam hari. Khususnya saat pengunjung Lapangan Merdeka sedang ramai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau malam dikutip 5 ribu, padahal cuma parkir sebentar," ucap warga.
Terkait hal ini, Bidang Pengembangan, Pengendalian dan Keselamatan (PPK) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan melakukan penindakan juru parkir di Lapangan Merdeka Medan.
Dalam unggahan akun Instagram resmi Dishub Medan, Kepala Bidang PPK, Richard Medy Simatupang meminta pihak pengelola untuk memecat jukir yang kedapatan mengutip tarif di atas ketentuan.
"Kalau saya lihat ada yang ribut-ribut lagi soal ini saya minta jukirnya langsung dipecat," ujar Richard di hadapan pihak pengelola parkir dan para jukir di Lapangan Merdeka Medan.
Ia juga menyebut pihaknya menerima banyak aduan terkait pengelolaan parkir di Lapangan Merdeka. Laporan paling banyak, kata dia, adalah tarif parkir yang mahal.
"Kami menerima 1.000 aduan di sini, enggak pernah berhenti. Di sini terus. Makanya saya minta di sini ada yang mengawasi dari pihak pengelola dan tim kami juga. Jangan ada lagi viral-viral nanti," katanya.
Richard juga meminta para jukir untuk memberikan keterangan terkait pengutipan tarif di atas ketentuan.
"Saya mau tau kenapa kalian mengutip parkir di atas ketentuan. Memangnya setorannya berapa per hari? Enggak sampai 500 ribu kan, kenapa harus dikutip sampai 5 ribu," katanya.
(afb/afb)
