Satu video bernarasikan sepeda motor hilang dari lokasi parkir di dekat Lapangan Merdeka Medan, viral di media sosial. Dinas Perhubungan (Dishub) Medan menilai hal itu terjadi karena juru parkir lalai.
Dalam video yang dilihat, Selasa (23/6/2026), terlihat seorang perempuan merekam pria yang disebut Jukir. Ia mengeluhkan soal sepeda motornya hilang.
"Bapak minta uang parkir di awal sebelum kami turun," kata perempuan dalam video.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan jika momen itu terjadi pada Minggu (21/6) malam. Mereka parkir sekitar pukul 20.00 WIB dan diminta tidak mengunci setang, namun saat kembali pukul 21.00 WIB, sepeda motor sudah tidak ada di lokasi.
Jukir dan perempuan tersebut terdengar adu mulut. Jukir itu pun meminta agar perempuan itu membuat laporan ke polisi.
Dishub Medan kemudian memberikan penjelasan melalui media sosial resminya. Pria itu disebut Jukir resmi namun melakukan pengutipan melebihi tarif resmi.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa juru parkir yang bertugas merupakan juru parkir resmi. Namun, yang bersangkutan tidak mengenakan atribut resmi juru parkir sebagaimana ketentuan yang berlaku saat menjalankan tugasnya. Selain itu, ditemukan adanya pengutipan retribusi parkir yang tidak sesuai dengan tarif resmi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Medan," demikian tertulis dalam unggahan itu.
Jukir itu disebut sudah diminta diberhentikan oleh pihak pengelola. Jukir itu disebut lalai dalam menjalankan tugasnya.
"Dinas Perhubungan Kota Medan menilai yang bersangkutan telah lalai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai juru parkir, sehingga turut berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebagai tindak lanjut, Tim Cakrawala telah mengambil tindakan tegas dan meminta pihak pengelola untuk memberhentikan juru parkir tersebut," ucapnya.
Kepala Dishub Medan Irsan Idris Nasution tidak merespons saat diminta tanggapan soal hilangnya sepeda motor di parkiran. Hal ini membuat semakin banyaknya catatan permasalahan parkir di Medan.
(niz/afb)
