Viral Penari Rok Mini di Gebyar Muharam, Kemenag Demak Tegur MTs Penyelenggara

Regional

Viral Penari Rok Mini di Gebyar Muharam, Kemenag Demak Tegur MTs Penyelenggara

Tim detikJateng - detikSumut
Jumat, 26 Jun 2026 15:40 WIB
Young woman using smart phone,Social media concept.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Urupong
Demak -

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak memberikan teguran kepada panitia penyelenggara Gebyar Muharam di MTs-MA NU Mranggen menyusul viralnya penampilan penari perempuan mengenakan rok mini dalam acara tersebut.

Kepala Kantor Kemenag Demak, Abdur Rouf, mengatakan pihaknya telah memanggil panitia untuk meminta klarifikasi pada Senin (22/6/2026). Dari hasil klarifikasi, panitia mengakui tidak memberikan ketentuan yang rinci mengenai aturan berpakaian bagi peserta yang tampil.

"Mereka sudah menyampaikan (kepada grup drumband yang akan mengikuti acara), yang beretika. Tapi tidak dijelaskan secara rinci seperti apa, misalkan harus pakaian sopan, menutup aurat," kata Rouf dilansir detikJateng, Jumat (26/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rouf menjelaskan panitia telah menerima teguran tersebut dan menyampaikan permohonan maaf. Mereka juga berkomitmen menjadikan kejadian itu sebagai bahan evaluasi agar tidak terulang pada pelaksanaan acara tahun berikutnya.

Ia juga menegaskan penampilan yang menjadi sorotan publik bukan berasal dari siswa madrasah, melainkan peserta grup drumband dari kalangan masyarakat umum.

ADVERTISEMENT

"Yang tampil itu ya memang yang heboh itu memang peserta dari umum, bukan dari madrasah," terang Rouf.

Sebagai tindak lanjut, Kemenag Demak akan memperkuat pembinaan kepada seluruh madrasah di wilayahnya. Pembinaan dilakukan melalui sosialisasi hingga penerbitan surat edaran yang menekankan pentingnya menjaga karakter lembaga pendidikan Islam.

"Nanti ada pembinaan khusus lah, jadi nanti pas sosialisasi di penulisan ijazah semacam itu kan kumpul semua, akan kami sampaikan semuanya. Itu menjadi bahan evaluasi, jadi madrasah betul-betul itu yang mencerminkan karakteristik madrasah," tutur Rouf.

"Nanti secara umum semua di madrasah ya tetap kami akan bikin edaran, harus madrasah itu berkarakter, mencerminkan madrasah yang, memprioritaskan akhlakul karimah. Akhlakul karimah itu mestinya yang sopan, yang menutup aurat, yang sewajarnya begitu. Tentunya harus, karena di lembaga pendidikan Islam ya harus mencerminkan akhlakul karimah," imbuhnya.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads