Antisipasi Pungli, Personel Satpol PP Jaga Jalur Masuk Wisata Sidebuk-debuk

Antisipasi Pungli, Personel Satpol PP Jaga Jalur Masuk Wisata Sidebuk-debuk

Nizar Aldi - detikSumut
Senin, 29 Jun 2026 15:19 WIB
Personel Satpol PP menjaga jalur masuk ke pemandian air panas Sidebuk-debuk di Kabupaten Karo.
Foto: Personel Satpol PP menjaga jalur masuk ke pemandian air panas Sidebuk-debuk di Kabupaten Karo. (dok. Diskominfo Sumut)
Karo -

Personel gabungan Satpol PP Pemprov Sumut dan Pemkab Karo menjaga jalur masuk ke pemandian air panas Sidebuk-debuk di Kabupaten Karo. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya pungutan liar (Pungli) kepada wisatawan.

"Arahan Pak Gubernur untuk kami Satpol PP Sumut menjaga area jalan menuju wilayah pemandian air panas, kami kerahkan tim gabungan skala besar," kata Kasatpol PP Sumut Moettaqien Hasrimi dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).

Sebanyak 45 personel gabungan diterjunkan, terdiri atas 25 personel Satpol PP Provinsi Sumut dan 20 personel Satpol PP Kabupaten Karo. Mereka ditempatkan di tiga pos strategis untuk mengamankan akses menuju kawasan wisata sekaligus memutus praktik pungli yang selama ini kerap menyasar wisatawan, terutama pada malam hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada awal pelaksanaan pengamanan, petugas sempat menghadapi ketegangan. Sejumlah oknum masih nekat melakukan pungutan liar di tepi jalan.

Bahkan, mereka diduga melakukan aksi premanisme dengan mengintimidasi pengunjung, mengancam menggunakan senjata tajam, hingga melempari kendaraan wisatawan yang melintas.

ADVERTISEMENT

Menghadapi kondisi tersebut, personel Satpol PP Sumut bertindak tegas dengan menghentikan seluruh aktivitas pungutan liar dan memberikan peringatan agar praktik serupa tidak kembali terjadi.

"Kegiatan pungutan liar berhasil dihentikan saat itu juga, kami juga memastikan kembali bahwa kegiatan pungli tidak lagi ada, dan hasilnya sudah tidak ada," ujarnya.

Saat ini, personel gabungan masih disiagakan di pos-pos pengamanan menuju kawasan Sidebuk-debuk. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas wisata.

"Dengan tidak adanya pungli, kelas pariwisata Sumut pun akan berdampak banyak bagi masyarakat," tuturnya.

Untuk diketahui, pungli kerap terjadi di jalur masuk pemandian air panas Sidebuk-debuk. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution kemudian memanggil Bupati Karo Antonius Ginting dan akhirnya diputuskan tidak ada lagi kutipan di lokasi.




(niz/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads