Pungli Masih Terjadi di Wisata Sidebuk-debuk, Gubsu Bobby Minta Polisi Tangkap

Pungli Masih Terjadi di Wisata Sidebuk-debuk, Gubsu Bobby Minta Polisi Tangkap

Nizar Aldi - detikSumut
Selasa, 30 Jun 2026 23:42 WIB
Bobby Nasution saat wawancara di Kantor Gubsu
Bobby Nasution saat wawancara di Kantor Gubsu (Foto: Nizar Aldi/detikSumut)
Medan -

Satpol PP dari Pemprov Sumut dan Pemkab Karo melakukan pengamanan di pintu masuk wisata pemandian air panas Sidebuk-debuk, namun pengutan liar (Pungli) masih terjadi. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution meminta agar polisi kooperatif dan menangkap para pelaku.

"Kemarin kita lihat masih ada pengutipan-pengutipan, tidak semua warga lagi, artinya cuman ada beberapa orang dan beberapa kelompok di sana," kata Bobby Nasution di Kantor Gubsu, Selasa (30/6/2026).

Berdasarkan laporan dari Satpol PP, kata Bobby, pelaku pungli sudah pernah diamankan. Namun kepolisian kembali melepaskan mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya Satpol PP sudah melaporkan mendapatkan nama-namanya, sudah pernah diamankan, cuman setelah diamankan dilepas polisi lagi," ujarnya.

Sehingga Bobby meminta agar kepolisian kooperatif dalam pemberantasan pungli. Ia juga mempertanyakan barang bukti apalagi yang perlu agar pelaku ditangkap.

ADVERTISEMENT

"Jadi kita minta tolong ya polisinya juga kooperatif lah ya, artinya kalau alasannya kurang barang bukti, kurang barang bukti apalagi ya? Masyarakat sudah mengeluh bahkan ada yang sampai diancam ya pakai senjata tajam," ucapnya.

Pemerintahan melalui Satpol PP disebut sudah all out untuk menghapus pungli. Bobby meminta polisi bertindak, jangan sampai terjadi bentrok.

"Kita dari pemerintah melalui Satpol PP sudah all out, kalau polisi tidak mau nangkap terus jangan nanti terjadi bentrok di sana, harus viral bagaimana lagi agar polisi mau nangkap," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Personel gabungan Satpol PP Pemprov Sumut dan Pemkab Karo menjaga jalur masuk ke pemandian air panas Sidebuk-debuk di Kabupaten Karo. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya pungutan liar (Pungli) kepada wisatawan.

"Arahan Pak Gubernur untuk kami Satpol PP Sumut menjaga area jalan menuju wilayah pemandian air panas, kami kerahkan tim gabungan skala besar," kata Kasatpol PP Sumut Moettaqien Hasrimi dalam keterangannya, Senin (29/6).

Sebanyak 45 personel gabungan diterjunkan, terdiri atas 25 personel Satpol PP Provinsi Sumut dan 20 personel Satpol PP Kabupaten Karo. Mereka ditempatkan di tiga pos strategis untuk mengamankan akses menuju kawasan wisata sekaligus memutus praktik pungli yang selama ini kerap menyasar wisatawan, terutama pada malam hari.

Untuk diketahui, pungli kerap terjadi di jalur masuk pemandian air panas Sidebuk-debuk. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution kemudian memanggil Bupati Karo Antonius Ginting dan akhirnya diputuskan tidak ada lagi kutipan di lokasi.




(niz/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads