Viral Influencer di Medan Sekap Istri-Merasa Kebal Hukum, Kini Ditangkap Polisi

Viral Influencer di Medan Sekap Istri-Merasa Kebal Hukum, Kini Ditangkap Polisi

Finta Rahyuni - detikSumut
Kamis, 02 Apr 2026 18:19 WIB
Influencer Medan Mr Roberto. (dok. Medsos)
Foto: Influencer Medan Mr Roberto. (dok. Medsos)
Medan -

Satu unggahan yang menunjukkan seorang influencer di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) inisial D alias Mr Roberto (41) menyekap istri sirinya Putri Saras Wati (25) dan merasa kebal hukum, viral di media sosial. Kini, polisi telah menangkap Mr Roberto itu.

Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Kamis (2/4/2026), terlihat BeritaKlik-BeritaKlik saat pihak keluarga menggerebek lokasi penyekapan korban yang berada di lantai 2 salah satu ruko di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Medan Polonia. Di lantai 1 ruko itu ada usaha kopi milik Mr Roberto.

Terlihat ada banyak warga yang datang ke lokasi. Mereka menuju lantai 2 ruko tersebut. Ada juga petugas kepolisian di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlihat mereka berupaya masuk ke dalam salah satu kamar sambil menggedor-gedor pintu kamar itu.

Tampak ada seorang pria yang mengintip ke dalam kamar melalui ventilasi untuk mengecek keberadaan orang di dalam kamar itu. Pria itu pun memberitahu bahwa di dalam kamar itu ada orang.

ADVERTISEMENT

Sontak warga yang berada di luar berteriak dan berupaya untuk masuk ke dalam. Tak lama, terlihat pintu itu terbuka dan ada Mr Roberto bersama dengan korban yang tengah menggendong seorang anak.

Kemarahan warga yang berada di lokasi pun memuncak. Terjadi ketegangan di lokasi. Belakangan terlihat korban dibawa dari dalam kamar itu bersama dengan anaknya.

Pada video lain terlihat saat Mr Roberto merekam dirinya sendiri dan menanggapi soal kabar dirinya ditangkap. Mr Roberto pun merasa kebal hukum dan menyatakan bahwa orang yang menyebut dirinya ditangkap itu, tengah menghayal.

"Halo selamat siang, salam dari saya Mr Roberto, banyak yang heboh di medsos mengatakan Mr Roberto ditangkap, menghayal kalian menghayal," ujar Mr Roberto dalam videonya.

Atas penyekapan ini, keluarga korban membuat laporan ke Polrestabes Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan itu. Mr Roberto itu pun telah ditangkap pada Rabu, 1 April 2026.

"Kami dari Satreskrim Polrestabes Medan menindaklanjuti berita viral terkait R (Roberto), di mana sudah kita lakukan penangkapan di salah satu tempat kopi di daerah Sunggal pada tanggal 1 (April)," kata Bayu.

"Ya, diduga memang dari hasil yang kami dalami, yang bersangkutan (R) diduga memang influencer, dan dari hasil penelusuran dari medsos dan kita tanyakan seperti itu," sambungnya.

Bayu mengatakan R melakukan penyekapan kepada istrinya di dalam salah satu kamar yang berada di lantai 2 salah satu ruko di Jalan Teuku Umar mulai tanggal 15-18 Maret 2026. Selain itu, korban juga dianiaya hingga mengalami luka-luka.

"Dari proses penyelidikan, sesuai terkait penyekapan yang masih kita dalami dan kita proses lanjut, apakah terpenuhi. Kedua, terkait penganiayaan, di mana penganiayaan ini sudah kita lakukan visum dan kita terapkan juga terkait perkara kekerasan dalam rumah tangga," ujarnya.

Dalam kasus ini, kata Bayu, Mr Roberto telah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di Polrestabes Medan.

"Dari proses penyelidikan dan penyidikan, kita lakukan mekanisme yang diatur dalam KUHAP dan kita lakukan gelar perkara, sudah kita tetapkan tersangka. Kemudian, kita sudah lakukan penahanan per hari Rabu kemarin, yang sekarang saat ini (R)berada di RTP Polrestabes Medan," jelasnya.

Bayu membenarkan bahwa Mr Roberto ini sempat membuat video seolah-olah dirinya kebal hukum dan tidak akan ditangkap oleh pihak kepolisian. Namun, Bayu mengatakan pihaknya fokus pada penyelidikan kasus itu.

"Ya, betul, diakui, tetapi kita tidak fokus ke situ, kita fokus kepada proses penyelidikan. Terkait motif dan modus, nanti akan kita tindak lanjuti, dan kita akan dirilis oleh Bapak Kapolrestabes," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Respons Istana soal Kasus Teror ke Influencer: Kita Minta Investigasi"
[Gambas:Video 20detik]
(fnr/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads