Satu video yang menunjukkan seorang pria yang mengenakan sebo penutup wajah dan menyerang pelajar menggunakan senjata tajam di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), viral di media sosial. Saksi menyebut sepeda motor korban juga dibawa kabur pelaku.
Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Selasa (21/4/2026), terlihat peristiwa itu terjadi di tengah jalan. Awalnya, salah satu korban yang masih mengenakan seragam SMA berhenti di depan salah satu toko ponsel. Lalu, pelajar itu pergi berboncengan dengan pria berbaju hitam.
Tak lama, terlihat pelajar itu berlari lagi ke depan toko ponsel karena dikejar pria yang mengenakan penutup wajah. Pria bersebo itu juga sambil membawa senjata tajam seperti celurit dan mengarahkannya ke korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sekitar lokasi tampak ramai warga. Usai korban kabur ke dalam warung yang berada di dekat toko ponsel, pelaku langsung berlari ke arah jalan. Peristiwa itu terjadi di Jalan Turi, Kecamatan Medan Kota.
Pemilik toko ponsel yang berada di lokasi, Riski (37) mengatakan peristiwa itu terjadi Senin (20/4) sore. Saat kejadian, kata Riski, pelajar tersebut baru saja membeli pulsa di tokonya.
Setelah selesai membeli, korban pun hendak pulang ke arah Jalan Turi ujung. Namun, ternyata di persimpang jalan yang berada tak jauh dari toko ponsel itu, kata Riski, ada sekitar 10 motor yang berhenti dan mengenakan seragam pelajar. Mereka membawa sejumlah senjata, seperti kayu dan sajam.
"Para pelaku itu ramai, ada 10 motor lebih mereka di simpang itu, memang nggak tertangkap CCTV. Mereka pakai baju sekolah, bajunya coret-coret," kata Riski saat diwawancarai di lokasi.
Riski menyebut para pelaku menghadang korban. Bahkan, salah satu pelaku yang memakai penutup wajah menyerang pelajar tersebut menggunakan sajam.
Korban yang ketakutan meninggalkan motornya dan kabur ke warung, sedangkan rekan korban lari menuju ke kedai nasi yang berada di sebelah toko ponsel. Riski menduga para pelaku memang sudah menargetkan korban, pasalnya yang diserang para pelaku hanya para korban.
"Yang bawa sajam pakai sebo, tertutup mukanya. Korban mau disabet pakai senjata tajam, korban lari ketakutan, sempat menabrak bapak-bapak di sini," jelasnya.
Sepengetahuan Riski, pelajar itu tidak mengalami luka-luka. Namun, sepeda motor korban dibawa kabur para pelaku.
"Motornya diambil," pungkasnya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Poltak Tambunan mengatakan korban telah membuat laporan atas kejadian itu. Saat ini pihaknya tengah menyelidikinya.
"Diduga sesama geng motor, korban sudah buat laporan, tengah kami selidiki," kata Poltak saat dikonfirmasi detikSumut.
Namun, belakangan, kata Poltak, motor korban yang sempat dibawa pelaku itu sudah dikembalikan.
"Untuk motornya sudah dikembalikan ke korban dan saat ini kita amankan ke Polsek," jelasnya.
Simak Video "Video: Komplotan Curanmor di Pamekasan Dibekuk, 9 Pelaku Ditangkap"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
