Cerita Pegawai Lapas Histeris Dibegal Saat Berangkat Kerja di Medan

Cerita Pegawai Lapas Histeris Dibegal Saat Berangkat Kerja di Medan

Finta Rahyuni - detikSumut
Selasa, 09 Jun 2026 15:20 WIB
Ilustrasi begal
Foto: Ilustrasi. (Edi Wahyono/BeritaKlik)
Medan -

Seorang ASN di Lapas Tanjung Gusta bernama Indy Sinaga (31) diduga dibegal sejumlah orang saat hendak berangkat kerja di Fly Over Brayan, Kota Medan. Indy pun menceritakan pembegalan yang dialaminya itu.

Untuk diketahui, peristiwa itu tepatnya terjadi di Jalan Cemara, Kecamatan Medan Timur, Minggu (7/6) sekira pukul 05.40 WIB.

Indy mengatakan saat itu dirinya hendak berangkat bekerja ke Lapas Tanjung Gusta. Dia berangkat dari rumahnya di Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Timur dengan mengendarai sepeda motor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indy menyebut dirinya memang baru pindah ke wilayah Medan Timur itu karena sebelumnya tinggal di dekat lapas. Selain itu, hari itu menjadi kali pertama dirinya masuk dinas pagi.

"Pas itu memang lagi dinas pagi. Saya kan (kerja) di bagian penjagaan. Jadi, memang ada dinas pagi, dinas siang, dinas malamnya. Itu baru pertama kali aku masuk pagi, waktu hari Minggu," kata Indy saat dikonfirmasi detikSumut, Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

Saat kejadian itu, kata Indy, kondisi di lokasi memang masih gelap dan sepi. Dia pun sempat was-was saat berangkat bekerja itu.

Namun, karena memikirkan pekerjaan, Indy pun melawan rasa takutnya. Saat tengah melintasi bagian atas fly over itu, tiba-tiba ada satu sepeda motor yang memepetnya.

Pelaku itu mengancam dan menyuruh korban untuk menyerahkan sepeda motornya. Mereka membawa kayu dan benda tajam. Indy pun ketakutan dan memutuskan menghentikan motornya.

Tak lama, ada satu motor lagi yang juga mendekati korban. Indy tidak melihat jelas wajah para pelaku karena dalam kondisi gelap. Selain itu, para pelaku juga mengenakan jaket hoodie.

Sepenglihatannya, ada 6 orang yang membegalnya itu. Namun, setelah dicek di CCTV ternyata hanya ada lima orang yang membegalnya. Dia memperkirakan para pelaku itu masih berusia muda.

"Pas kebetulan di situ memang kebetulan nggak ada (pengendara) yang lewat. Aku ketakutan, mereka mengancam, jadi ku serahkan saja kuncinya," sebutnya.

Kemudian, para pelaku langsung membawa kabur motor korban dan meninggalkan korban di tengah kegelapan itu. Korban ketakutan dan menangis histeris mencari pertolongan.

Belakangan, dia bertemu dengan beberapa pria dan menceritakan soal kejadian yang dialaminya sambil menangis hitseris. Pria itu jugalah yang memvideokan kejadian viral tersebut serta mengantar korban ke kantor polisi dan ke rumah.

Indy berharap pelaku pembegalannya itu bisa segera ditangkap petugas kepolisian.

"Terus itu aku nangis sambil lari-lari. Setelah itu laki-laki lewat, aku panggil. Aku bilang kalau aku baru dibegal. Semoga pelakunya bisa segera ditangkap," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolsek Medan Timur Kompol Agus Butar-Butar menyebut bahwa korban adalah ASN di Lapas Tanjung Gusta.

"Iya, PNS di Lapas, (pas kejadian) mau berangkat kerja," kata Agus.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Menggali Olahan Durian di Durian House Medan"
[Gambas:Video 20detik]
(fnr/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads