Home Industry Vape Narkoba Libatkan WNA Beroperasi di Kos Mewah Medan

Home Industry Vape Narkoba Libatkan WNA Beroperasi di Kos Mewah Medan

Finta Rahyuni - detikSumut
Rabu, 10 Jun 2026 22:29 WIB
Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli saat konferensi pers. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Foto: Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli saat konferensi pers. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Polrestabes Medan membongkar industri rumahan (home industry) vape berisi kandungan narkoba yang melibatkan seorang warga negara asing (WNA) Singapura. Industri vape itu beroperasi di salah satu kos mewah di Kota Medan.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha mengatakan industri vape itu berada di Jalan Flores, Kecamatan Medan Perjuangan. Ada dua pelaku yang ditangkap petugas kepolisian terkait kasus ini, yakni WNA inisial TM dan seorang perempuan berinisial MWQ. Pengungkapan ini dilakukan pada Senin (17/5).

"TM merupakan warga negara Singapura. Namun, untuk mengelabuinya (pelaku TM) stay-nya di Thailand," kata Rafli saat konferensi pers di Polrestabes Medan, Rabu (10/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rafli mengatakan rumah kos yang dijadikan sebagai tempat produksi itu tergolong mewah karena harga sewanya hampir Rp 5-7 juta dalam sebulan. Selain itu, akses menuju rumah kos itu juga dipasang akses keamanan berlapis, mulai dari kunci menggunakan face recognition, fingerprint dan password.

"Kenapa kami kategorikan mewah? untuk menembus kost tersebut ada tiga akses, mulai dari face recognition. Selain itu, saat menuju kamar, kita menggunakan fingerprint, password. Saat masuk di kos itu, semua jaringan down. Jadi, begitu sulitnya menembus jaringan tadi ya," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Usai menangkap pelaku MWQ, pihak kepolisian bergerak ke salah satu hotel mewah di Kota Medan dan menangkap pelaku TM. Saat itu, TM hendak memasok bahan baku untuk produksi vape narkoba itu.

"Saat MWQ tadi kita amankan, kita kejar TM di salah satu hotel mewah di Medan saat akan memasok kembali beberapa bahan baku yang akan disuplai kepada MWQ. Beruntung sebelum bahan baku di-droping, kita bisa amankan," jelasnya.

Selain menangkap kedua pelaku, petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti 8 botol pave liquid, 862 pieces tabung cartridge kosong, 18 botol kosong, 914 pieces penutup tabung catridge, dan 10.611 bungkus kemasan pave bergambar labubu. Saat ini, polisi masih memburu satu pelaku berinisial R.

"Untuk saat ini, ada satu lagi pelaku yang sedang kita kejar inisial R," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pengungkapan itu dilakukan, kemarin. Dalam kasus itu, pihak kepolisian turut menangkap WNA.

"Baru kemarin, berhasil diungkap Tim Satresnarkoba, home industry pod vape liquid dengan tersangka WNA," kata Calvijn saat konferensi pers di Polrestabes Medan, Selasa (19/5).

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Oknum Petugas KSOP Batam Loloskan Ribuan Liquid Vape Etomidate"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads