detikNewsRabu, 22 Jan 2025 11:47 WIB
Video: Momen Pendukung Trump yang Terlibat Kerusuhan Capitol Dibebaskan
Ratusan pendukung Presiden AS Donald Trump yang dipenjara terkait kerusuhan di Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021 telah dibebaskan..
detikNewsRabu, 22 Jan 2025 11:47 WIB
Ratusan pendukung Presiden AS Donald Trump yang dipenjara terkait kerusuhan di Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021 telah dibebaskan..
detikJabarSenin, 13 Nov 2023 17:00 WIB
Legiun Societeit salah satu kafe yang wajib dikunjungi saat berkunjungi ke Sukabumi. Kafe ini berada di kawasan Capitol, kawasan bernuansa klasik.
detikNewsRabu, 21 Des 2022 05:35 WIB
Anggota DPR mengusulkan agar Donald Trump dituntut pidana di kasus penyerangan Capitol. Trump menyebut tuntutan itu merupakan upaya menghadang pencapresannya.
detikNewsRabu, 30 Nov 2022 06:29 WIB
Pemimpin milisi dinyatakan bersalah dalam kasus kerusuhan di Capitol, Amerika Serikat. Kasus itu merupakan pengepungan Capitol oleh pendukung Donald Trump.
detikNewsKamis, 06 Jan 2022 18:30 WIB
Transisi kekuasaan yang damai, dilihat sebagai contoh cemerlang demokrasi AS selama lebih dari dua abad.
detikNewsSenin, 05 Apr 2021 15:18 WIB
India melaporkan lonjakan kasus Corona di wilayahnya, dengan menjadi negara kedua di dunia setelah AS yang mencatat lebih dari 100 ribu kasus Corona sehari.
detikInetMinggu, 24 Jan 2021 19:46 WIB
Setelah pelantikan anggota kongres AS dari partai Demokrat, mereka meminta Facebook, Twitter dan YouTube melakukan perubahan dalam kebijakan anti-radikalisasi.
detikNewsMinggu, 17 Jan 2021 10:47 WIB
Ribuan tentara memagari Capitol Hill menjelang pelantikan presiden AS terpilih, Joe Biden, Sabtu (16/1/2021) waktu setempat. Pengamanan super ketat.
detikNewsSelasa, 12 Jan 2021 15:57 WIB
Otoritas AS mengerahkan pasukan untuk menjaga keamanan jelang pelantikan Joe Biden pada 20 Januari 2021. Diketahui 15.000 tentara dikirim Garda Nasional AS.
detikNewsSenin, 11 Jan 2021 14:42 WIB
"Banyak dari Kami akan kembali pada 19 Januari 2021, membawa senjata Kami, untuk mendukung tekad bangsa kami," tulis pengguna Parler.