detikHealthRabu, 14 Jun 2023 20:31 WIB
COVID-19 di China 'Menggila', 164 Orang Tewas dalam Sebulan
Gelombang COVID-19 kembali melanda China dan menyebabkan lonjakan kasus baru. Tercatat ada 2.800 kasus dalam kondisi parah dan 164 orang meninggal.
detikHealthRabu, 14 Jun 2023 20:31 WIB
Gelombang COVID-19 kembali melanda China dan menyebabkan lonjakan kasus baru. Tercatat ada 2.800 kasus dalam kondisi parah dan 164 orang meninggal.
detikHealthSabtu, 10 Jun 2023 08:01 WIB
China belum selesai dihantam gelombang COVID-19. Muncul prediksi, pada Juni ini, akan ada 11 juta kasus baru COVID-19 per minggu. Separah apa kondisi di sana?
detikHealthJumat, 09 Jun 2023 16:41 WIB
Peningkatan kasus COVID-19 di China sudah tidak membuat para peneliti terkejut lagi. Mereka bahkan memprediksi gelombang COVID-19 menyerang China tiap 6 bulan.
detikHealthJumat, 09 Jun 2023 11:30 WIB
China diprediksi akan menghadapi puncak gelombang COVID-19 pada bulan ini dengan jumlah kasus 11 juta per minggu. Bakal separah apa kondisinya?
detikHealthJumat, 02 Jun 2023 12:00 WIB
Pakar memprediksi bakal ada 65 juta kasus COVID-19 per minggu di China pada akhir Juni ini. Namun ahli lainnya menyinggung, kondisi masih aman dan terkendali.
detikHealthJumat, 02 Jun 2023 10:04 WIB
China diprediksi bakal mencatat 65 juta kasus baru COVID-19 per minggu akhir bulan ini. Ahli menyebut, besar risiko warga mengalami reinfeksi Corona. Kenapa?
detikHealthKamis, 01 Jun 2023 12:02 WIB
China diprediksi akan menghadapi gelombang baru COVID-19 yang lebih parah pada akhir Juni 2023. Bahkan disebut bisa mencapai 65 juta kasus per minggu.
detikHealthKamis, 01 Jun 2023 10:02 WIB
China diprediksi akan menghadapi gelombang baru infeksi COVID-19 yang dapat mencapai 65 juta kasus per minggu pada akhir Juni 2023. Begini sorotannya.
detikHealthMinggu, 07 Mei 2023 12:34 WIB
WHO resmi mengumumkan berakhirnya status darurat global untuk COVID-19. Menyikapi itu, China mengaku bakal terus memantau kemungkinan mutasi virus Corona.
detikHealthSelasa, 02 Mei 2023 15:00 WIB
Pihak berwenang China disebut telah membebaskan 'jurnalis warga' yang mempublikasikan kondisi kritis di masa pandemi COVID-19. Begini kronologinya.