detikSumbagselSabtu, 18 Apr 2026 12:40 WIB
Program Cegah Stunting di OKI Belum Optimal
Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di OKI belum optimal, dengan realisasi penerima bantuan hanya 14,71%. Target baru 2.932 penerima hingga 2026.
detikSumbagselSabtu, 18 Apr 2026 12:40 WIB
Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di OKI belum optimal, dengan realisasi penerima bantuan hanya 14,71%. Target baru 2.932 penerima hingga 2026.
detikSumbagselRabu, 15 Apr 2026 23:20 WIB
Wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) di Sumsel memiliki 57 titik blankspot dan 75% sinyal 4G lemah. Pemerintah siapkan langkah strategis untuk atasi masalah ini.
detikSumbagselSenin, 29 Des 2025 17:30 WIB
Sebanyak 36 pegawai honorer di OKI batal dilantik sebagai PPPK paruh waktu. Pemkab OKI angkat 4.564 tenaga honorer untuk kepastian kerja.
detikSumbagselJumat, 12 Des 2025 08:30 WIB
Pengendara mengeluhkan kerusakan jalan di Tol Kayu Agung-Palembang. Perbaikan sedang dilakukan, diharapkan selesai sebelum Lebaran 2026.
detikSumbagselJumat, 31 Okt 2025 01:00 WIB
PT OKI Pulp & Paper Mills perbaiki jalan 1,32 km di OKI untuk dukung pembangunan infrastruktur. Proyek ini tingkatkan akses ekonomi masyarakat setempat.
detikSumbagselSenin, 07 Jul 2025 15:29 WIB
Bupati OKI Muchendi menginstruksikan agar posko siaga karhutla diaktifkan 24 jam dengan personel terlatih, peralatan memadai, dan sistem pelaporan cepat.
detikSumbagselRabu, 17 Apr 2024 16:40 WIB
Hasil pengujian sampel kerbau mati di OKI yang dilakukan di laboratorium di Balai Veteriner Lampung menunjukkan gejala penyakit Septiceimia Epizootica (SE).
detikSumbagselMinggu, 28 Jan 2024 21:00 WIB
Pemkab OKI melakukan pengecekan jalur distribusi logistik pemilu di luar wilayah terluar. Pengecekan untuk mengetahui hambatan yang menjadi kendala di lapangan.
detikSumbagselSabtu, 13 Jan 2024 22:00 WIB
Pemkab Ogan Komering Ilir meraih predikat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) baik skala nasioanl tahun 2023 dengan nilai indeks 3,04.
detikSumbagselSabtu, 13 Jan 2024 12:00 WIB
Pemkab OKI alokasikan dana senilai Rp 2,6 triliun dalam DPA ini difokuskan untuk menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong pertumbuhan ekonomi.