Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kembali menyerahkan penghargaan berupa uang tunai sebesar Rp 3 juta untuk 9.121 warga lanjut usia (lansia). Mereka yang mendapat bantuan tersebut adalah warga Badung yang panjang umur atau melampaui usia harapan hidup (UHH) 75 tahun ke atas.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan penghargaan tersebut secara simbolis kepada I Wayan Siteng, warga Banjar Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan. Siteng merupakan pria kelahiran 31 Desember 1924 dan kini telah menginjak usia 101 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para lansia yang mampu melampaui usia harapan hidup merupakan teladan nyata tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial. Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi para sesepuh, sekaligus untuk menginspirasi generasi muda agar menerapkan pola hidup sehat dan berkelanjutan," ujar Adi Arnawa dalam keterangannya, Rabu (29/1/2026).
Penyerahan bantuan ini merupakan penyaluran tahap kedua. Sebelumnya, Pemkab Badung juga menyerahkan penghargaan yang sama kepada 362 lansia yang lahir antara tanggal 1 hingga 15 Desember 2025.
Para lansia yang memenuhi kriteria tersebut diganjar penghargaan berupa uang tunai sebesar Rp 3 juta per orang. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Bupati Badung Nomor 50 Tahun 2025 tentang Pemberian Penghargaan kepada Masyarakat atas Prestasi Melampaui Usia Harapan Hidup.
Adi Arnawa menuturkan kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan perhatian terhadap isu kesehatan lansia serta mewujudkan pembangunan inklusif di Badung. Ia berharap program ini dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk menghormati peran sesepuh sebagai sumber kearifan lokal.
"Program penghargaan ini menyasar masyarakat lansia berusia di atas 75 tahun di seluruh wilayah Kabupaten Badung. Kami ingin mempertegas komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan," imbuhnya.
Kepala Dinas Kesehatan Badung, Made Padma Puspita, menjelaskan penyaluran bantuan untuk para lansia ini dibagi dalam beberapa tahap atau batch. Adapun, proses pencairan untuk batch kedua dijadwalkan rampung pada 31 Januari 2026.
"Untuk penyerahan yang kedua di tanggal 31, atau batch dua, yang lansia kelahiran 16 sampai 31 di bulan Desember 2025 lalu, sudah terdata sekitar 10 ribuan penerima dan nanti juga akan diserahkan Bapak Bupati Badung yang membagikan," kata Padma Puspita.
Pada tahap pertama, Pemkab Badung telah membagikan penghargaan kepada 362 lansia yang lahir pada rentang 3 hingga 15 Desember 2025. Menurut data penerima tahap pertama tersebut, terdapat warga yang telah mencapai usia 103 tahun di Kerobokan Kaja, Kuta Utara.
(iws/iws)

