detikBali

Mesin Pirolisis di TOSS Klungkung Diuji Coba, Ban Bekas Diolah Jadi Minyak

Terpopuler Koleksi Pilihan

Mesin Pirolisis di TOSS Klungkung Diuji Coba, Ban Bekas Diolah Jadi Minyak


Sui Suadnyana, Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Bupati Klungkung, I Made Satria, melihat minyak hasil pengolahan sampah dengan mesin pirolisis di TOSS Center Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Minggu (7/6/2026). (Dok. Pemkab Klungkung)
Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria, melihat minyak hasil pengolahan sampah dengan mesin pirolisis di TOSS Center Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Minggu (7/6/2026). (Dok. Pemkab Klungkung)
Klungkung -

Mesin sampah pirolisis di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, diuji coba, Minggu (7/6/2026). Mesin itu mampu mengolah 750 kilogram (kg) sampah dalam satu siklus selama 10 jam.

Hasil uji coba menunjukkan mesin mampu mengolah 13 ban truk bekas menjadi 120 liter minyak pirolisis dalam sekali pemanasan. Selain uji coba dengan ban bekas, mesin juga telah diuji menggunakan 200 kg sampah pilahan atau Refuse Derived Fuel (RDF) dengan hasil 80 liter minyak pirolisis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bupati Klungkung, I Made Satria, memantau hasil uji coba mesin sampah pirolisis berkapasitas kecil tersebut. Menurutnya, performa mesin secara kasatmata sudah sesuai harapan dan menjadi terobosan dalam penanganan sampah di Gumi Serombotan.

"Mesin yang paling kecil sudah diuji coba sesuai harapan. Selanjutnya, tinggal melakukan uji emisi untuk memastikan pengoperasiannya benar-benar ramah lingkungan," ujar Satria melalui siaran pers.

ADVERTISEMENT

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menerangkan proses pengolahan sampah mesin pirolisis ini dilakukan dengan pemanasan pada suhu tinggi. Melalui teknologi tersebut, emisi yang keluar melalui cerobong bukan berupa asap, melainkan uap air.

Satria berharap seluruh tahapan pengujian dapat segera diselesaikan sehingga operasional penuh dapat mulai dilakukan pada akhir Juni mendatang. "Semakin cepat bisa dioperasikan tentu makin baik sehingga upaya penanganan sampah di Klungkung dapat berjalan lebih optimal," terangnya.

Sebagaimana diketahui, mesin sampah pirolisis di TOSS Center Klungkung merupakan produk dari PT Andersons Group dari Cook Island. Mesin ini dikelola PT Inpac Solutions Indo bersama PT Bali Bersih Bersinar.




(iws/iws)










Hide Ads