detikBali

Lansia yang Hilang di Kediri Tabanan Ditemukan Tewas di Semak-semak

Terpopuler Koleksi Pilihan

Lansia yang Hilang di Kediri Tabanan Ditemukan Tewas di Semak-semak


I Dewa Made Krisna Pradipta - detikBali

Lokasi penemuan mayat I Ketut Sadra, lansia asal Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, yang dilaporkan hilang sejak dua minggu lalu. (Istimewa)
Foto: Lokasi penemuan mayat I Ketut Sadra, lansia asal Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, yang dilaporkan hilang sejak dua minggu lalu. (Istimewa)
Tabanan -

I Ketut Sadra (72), warga Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, yang dilaporkan hilang sejak dua pekan lalu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan membusuk di semak-semak pada lahan kosong di wilayah Banjar Batugaing.

Kapolsek Kediri Kompol I Putu Budiawan menerangkan jenazah Ketut Sadra ditemukan pada Minggu (14/6/2026) pukul 06.30 Wita. Awalnya warga melakukan ngayah di Pura Dalem Lebah untuk persiapan odalan. Saat masyarakat ngayah itu, warga kemudian mencium bau busuk yang menyengat di semak-semak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika didekati ditemukan mayat seorang laki-laki dalam keadaan membusuk. Masyarakat kemudian menghubungi Kawil Banjar Batugaing Kelod dan melaporkan penemuan ke Polsek Kediri," jelas Budiawan.

Penemuan mayat tersebut kemudian dipastikan kepada pihak keluarga yang melaporkan kehilangan dua minggu lalu. Setelah dicocokkan, pakaian yang dikenakan korban sama persis dengan pada saat korban hilang.

ADVERTISEMENT

"Saat mayat ditemukan korban mengenakan baju putih lengan biru dan celana kain pendek warna biru dongker," imbuhnya.

Dari keterangan pihak keluarga, korban mempunyai riwayat sakit jantung serta memiliki riwayat penyakit gatal di kulit. Dalam kesehariannya, korban sering mengalami linglung dan amnesia.

Jenazah korban kemudian dibawa ke UGD RS Singasana. Dari pemeriksaan luar, dokter menerangkan korban sudah mengalami pembusukan dengan ditemukan adanya larva pada seluruh tubuh. Kemudian tulang tengkorak bagian belakang belakang sudah kelihatan, dan diperkirakan meninggal lebih dari 36 jam.

"Keluarga korban menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak melaporkan ke ranah hukum serta menolak dilakukan autopsi," pungkasnya.

Sebelumnya, Pencarian I Ketut Sadra dihentikan. Kakek berusia 72 tahun itu belum ditemukan setelah dilaporkan hilang pada 31 Mei lalu.

Kapolsek Kediri, Kompol I Putu Budiawan, mengatakan petugas gabungan berbagai instansi menghentikan pencarian sejak Senin (8/6/2026). Penghentian pencarian dilakukan setelah petugas menelusuri keberadaan Sadra selama depan hari.

"Hingga hari kedelapan pencarian, hasilnya nihil. Korban masih belum ditemukan meskipun tim gabungan telah menyisir ladang di wilayah luar banjar," ungkap Budiawan saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).

I Ketut Sadra dilaporkan hilang sejak Minggu (31/5). Kakek berusia 71 tahun itu sempat pamit ke keluarganya untuk menengok hewan ternak di belakang rumahnya, Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali.




(nor/nor)










Hide Ads