detikBali

Truk Besar Antre Panjang di Pelabuhan Padangbai, Bongkar Muat Dipercepat

Terpopuler Koleksi Pilihan

Truk Besar Antre Panjang di Pelabuhan Padangbai, Bongkar Muat Dipercepat


I Wayan Selamat Juniasa - detikBali

Antrean truk tronton di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali, Sabtu (15/6/2026).
Antrean truk tronton di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali, Sabtu (15/6/2026). (Foto: Dok. Polsek Padangbai)
Karangasem -

Jalur penyeberangan Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sempat mengalami antrean panjang. Namun, antrean tersebut hanya terjadi pada truk besar pengangkut barang, sementara penumpang pejalan kaki, sepeda motor, dan mobil kecil masih berjalan normal.

Bahkan, antrean truk sempat mengular hingga beberapa kilometer di luar area Pelabuhan Padangbai. Kondisi ini kemudian dapat diurai setelah adanya koordinasi cepat antar pihak terkait dengan mempercepat proses bongkar muat.

"Benar sempat terjadi antrean panjang sejak Jumat (12/6/2026) hingga Minggu (14/6/2026) pagi. Tapi, sejak Minggu (14/6/2026) sore hingga sekarang sudah tidak ada lagi antrean sudah sepi," kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Padangbai, Kompol I Wayan Gede Wirya, Senin (15/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wirya menjelaskan, antrean terjadi akibat gangguan operasional pada salah satu kapal tol laut rute Ketapang, Gilimanuk menuju Gili Mas, Lembar, NTB yang mengalami kerusakan dan harus menjalani docking. Kondisi itu membuat sebagian truk memilih jalur penyeberangan melalui Pelabuhan Padangbai untuk menghindari kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk.

ADVERTISEMENT

"Terjadi antrean panjang di Ketapang, sehingga truk memilih untuk lewat Padangbai. Itulah yang menyebabkan antrean panjang sejak Jumat lalu di sini," ujar Wirya.

Situasi di lapangan turut diperparah oleh aktivitas penjemputan wisatawan asing di Dermaga Rakyat Padangbai yang baru tiba dari Gili Trawangan dan cukup padat. Kondisi ini membuat petugas kepolisian harus melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar pelabuhan.

"Sekarang sudah aman, sudah sepi berkat bongkar muat dipercepat dari sebelumnya 2,5 jam menjadi 1,5 jam," ujar Wirya.

Sementara itu, Port Operation Superintendent Yeri Kena juga membenarkan adanya peningkatan antrean truk dalam beberapa hari terakhir. Namun, peningkatan hanya terjadi pada kendaraan angkutan barang, sedangkan penumpang pejalan kaki, sepeda motor, dan mobil kecil tidak mengalami lonjakan berarti.

"Ada peningkatan truk tronton dari 56 unit jadi 114 unit per hari, untuk yang lainnya masih sepi," ujar Yeri Kena.




(dpw/dpw)










Hide Ads