detikBali

Infrastruktur Kawasan Sanur-Heritage Bakal Ditata demi Genjot PAD

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Infrastruktur Kawasan Sanur-Heritage Bakal Ditata demi Genjot PAD


Firizqi Irwan - detikBali

Sinergitas Pemkot dan DPRD Denpasar untuk penataan infrastruktur kawasan wisata Sanur untuk genjot PAD
Rapat Kerja Pansus VII dengan eksekutif yang membahas terkait Raperda Kota Denpasar tentang pertanggungjawaban APBD Kota Denpasar tahun anggaran 2025. Selasa (7/7/2026). (Foto: Firizqi Irwan)
Denpasar -

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar terus memprioritaskan pembangunan sektor pelayanan dasar mulai dari pendidikan, kesehatan, pengelolaan lingkungan, penegakan hukum, hingga infrastruktur perkotaan.

Sektor-sektor strategis ini diyakini dapat berjalan optimal seiring dengan meningkatnya kapasitas fiskal daerah melalui pengelolaan pendapatan yang kredibel, transparan, dan akuntabel.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengungkapkan perbaikan wilayah di berbagai sektor baik kawasan pertumbuhan ekonomi, destinasi pariwisata, hingga kawasan heritage bermuara pada satu tujuan utama yakni menyajikan infrastruktur yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pelancong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika wilayah kita aman, nyaman, indah, dan asri, hal itu tentu akan mendorong minat orang untuk berkunjung," ujar Eddy Mulya ditemui di DPRD Denpasar.

"Kehadiran wisatawan yang betah berlama-lama di Denpasar ini secara otomatis akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Denpasar," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Adapun fokus utamanya, Pemkot Denpasar akan memulai penataan kawasan di objek wisata Sanur, kawasan heritage Kota Denpasar, dan potensi lintas pantai di wilayah Denpasar lainnya.

Dalam pengembangannya, Pemkot Denpasar memberikan perhatian khusus pada kawasan wisata Sanur agar tetap menjadi destinasi unggulan yang kompetitif sehingga wisatawan betah berkunjung lama di wilayah Denpasar.

Selain Sanur, penataan juga menyasar kawasan heritage di pusat Kota Denpasar seperti kawasan di Jalan Gajah Mada dan Jalan Sulawesi serta beberapa wilayah sekitarnya yang diplot sebagai roda penggerak city tour.

Dalam langkah ini, Wakil Ketua I DPRD Kota Denpasar dari Fraksi Partai Gerindra, Ida Bagus Yoga Adi Putra menyatakan sudah sepatutnya titik kawasan nol Kota Denpasar dan sekitarnya ditata secara estetis dan fungsional agar tidak meninggalkan sejarah budayanya.

"Kawasan heritage di Kota Denpasar, sebagai pusat kota harus tertata dari segi sarana penunjang seperti program ducting (penurunan kabel-kabel Wi-Fi bawah tanah), perbaikan pedestrian, hingga lampu jalan," terangnya Gus Yoga, sapaan akrabnya.

"Jika pusatnya sudah bagus, ekonomi dan kreativitas akan tumbuh, serta bisa dikembangkan ke wilayah lainnya," sambung Yoga Adi Putra.

Gus Yoga juga menambahkan, wisata Denpasar ke depan diharapkan tidak hanya bertumpu di kawasan Sanur, Denpasar Selatan melainkan meluas ke sepanjang lintas pantai luar yang potensial seperti di wilayah Benoa, hingga di kawasan Denpasar Timur.

"Kita berharap pengembangan dan pembenahan infrastruktur pariwisata ini bisa menjangkau sepanjang lintas pantai kita, termasuk ke kawasan Pantai Serangan dan sekitarnya, agar roda ekonomi merata," pungkasnya.




(mud/mud)










Hide Ads