Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung tengah merancang formula baru dalam menjaring duta seni untuk Pesta Kesenian Bali (PKB) di masa mendatang. Langkah ini diambil melalui rencana pengaktifan kembali festival di tingkat kecamatan guna menggali potensi seni langsung dari desa dan kelurahan.
"Kami akan membangkitkan lagi itu festival yang skalanya adalah kecamatan. Sehingga kami kan tidak mencomot-mencomot, tapi berdasarkan hasil seleksi nanti dari masing-masing kecamatan," kata Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gede Sukadana, saat ditemui di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Minggu (7/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skema penjaringan berbasis kompetisi tingkat kecamatan ini diharapkan menyempurnakan evaluasi tim terhadap keikutsertaan Badung dalam PKB. Saat ini, pihak dinas masih mematangkan regulasi dan berdiskusi dengan para pakar seni agar program tersebut dapat segera terealisasi.
"Ini kami masih buatkan formulanya, masih didiskusikan dan kami berharap sesegera ini bisa terealisasi. Di mana ada kekurangan ya kami lengkapi nanti di PKB berikutnya," ujar Sukadana.
Selain mengubah sistem seleksi, Sukadana menekankan pentingnya menghadirkan pembaharuan dan inovasi dalam setiap penampilan pawai maupun perlombaan. Kendati demikian, seluruh gagasan baru yang lahir dari kreativitas para seniman dipastikan tidak akan keluar dari pakem dan akar budaya asli Badung.
"Harapannya PKB ini kan tidak monoton, ada sebuah inovasi-inovasi yang dikembangkan. Tetapi tidak keluar dari roh budaya itu sendiri," tegas Sukadana.
Inovasi tersebut dicontohkan seperti kreativitas dalam pembuatan ogoh-ogoh yang selalu sukses memicu rasa penasaran dan antusiasme tinggi dari masyarakat. Pemerintah berharap formula pemantik serupa dapat diterapkan pada seluruh materi kontingen PKB Badung agar selalu dinantikan penonton.
Terkait agenda PKB terdekat, kontingen Badung mengikuti seluruh agenda, maupun kategori perlombaan, pawai Peed Aya yang akan dilaksanakan pada 13 Juni mendatang, diikuti 1.250 seniman dan tim pendukung. Kesiapan fisik, materi, dan mental dari seluruh perwakilan dinilai sudah hampir rampung seutuhnya menjelang hari H perlombaan.
"Nanti di tanggal 13 itu ada Peed Aya pawarainya. Kesiapan kontingen sampai saat ini kami bisa sampaikan 90 persen sudah siap," papar Sukadana.
(nor/nor)










































