detikBali

Terungkap Motif Ayah di Manggarai Timur Bunuh Anak lalu Gantung Diri

Terpopuler Koleksi Pilihan

Terungkap Motif Ayah di Manggarai Timur Bunuh Anak lalu Gantung Diri


Ambrosius Ardin - detikBali

Ilustrasi jenazah
Ilustrasi. (Foto: Thinkstock)
Manggarai Timur -

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Polisi mengungkap motif seorang ayah berinisial YD (34) nekat menghabisi nyawa anaknya inisial AD (7) di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Setelah membunuh anaknya, YD mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, mengungkapkan YD diduga depresi akibat masalah keluarga hingga digugat cerai istri. Peristiwa tragis itu terjadi di rumah mereka di Desa Golo Lero, Kecamatan Lamba Leda Timur, Manggarai Timur, Kamis (11/6).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban (YD) melakukan tindakan gantung diri dan mengakhiri hidup anaknya diduga dikarenakan korban merasa depresi permasalahan dalam keluarga. Saat ini korban sedang dalam masa gugatan perceraian yang dilaporkan oleh istri korban," ungkap Zacky, Jumat (12/6/2026).

ADVERTISEMENT

Zacky mengatakan YD dan istrinya tinggal terpisah akibat masalah keluarga. Diketahui, YD memutuskan untuk membawa anak laki-lakinya kembali ke kampung. Sejak itu, AD sudah tidak bersekolah lagi," imbuh dia.

Sebelumnya, YD dan AD ditemukan tewas di rumah mereka. Hasil penyelidikan awal polisi, YD diduga membunuh anaknya itu sebelum mengakhiri hidup dengan gantung diri.

"Diduga korban 1 (YD) sebelum gantung diri terlebih dahulu membunuh korban 2 (AD) dengan cara membekap mulut dan hidung korban hingga korban meninggal kemudian korban 1 gantung diri," ungkap Zacky.

YD ditemukan tergantung di balok yang membentang di plafon rumah tersebut pada Kamis (11/6). Sementara itu, jasad AD ditemukan dalam kondisi kaku di tempat tidur. Kondisi jasad AD mengeluarkan cairan pada hidung serta mulut berbusa dengan ditutupi menggunakan selimut

"Di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan satu kotak berisi obat-obatan medis dan sebuah kayu dekat jendela dengan panjang 37 sentimeter (cm). Kondisi TKP telah berubah," kata dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis terhadap jenazah YD, ditemukan luka lebam pada leher di bawah bekas jeratan tali. Selain itu, terdapat air mani pada celana korban. Polisi menyebut YD murni tewas akibat gantung diri.

Sementara hasil visum et repertum pada jenazah sang anak, ditemukan lebam pada pelipis kanan. Terdapat pula cairan berbuih pada hidung AD. Bocah berusia 7 tahun itu meninggal karena kekurangan oksigen.

"Diduga korban dibekap oleh korban 1 (YD) menggunakan tangan menutup hidung dan mulut korban hingga korban tidak bisa bernapas dan meninggal dunia," terang Zacky.




(iws/iws)











Hide Ads