Kuliner nasi puyung khas Lombok Tengah (Loteng) ini kembali viral di kalangan mahasiswa dan warga Mataram. Sebab, porsi nasinya terbilang besar dan punya lebih banyak varian menu. Tak ayal, banyak warga Mataram hingga Lombok Barat rela datang untuk mencicipi kuliner super pedas porsi jumbo dari Dapur D'rice Nasi Puyung.
Lokasi Dapur D'rice Nasi Puyung favorit mahasiswa dan warga Mataram ini berada di Jalan Sunan Giri Raya, Jempong Baru, Sekarbela, Kota Mataram. Sejak viral di media sosial (medsos), jumlah pembeli kian meningkat setiap harinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari segi menu, dapur nasi puyung ini punya beragam jenis menu yang cukup bervariasi. Ada menu nasi puyung biasa, nasi puyung ekstra telur, nasi puyung bebek dan telur, nasi puyung bebek mercon, hingga nasi puyung komplit.
Untuk isian nasi puyung dari dapur ini terbilang hampir mirip dengan nasi puyung pada umumnya. Di antaranya, nasi, lauk balap berupa daging ayam/daging bebek pedas, kriuk-an kentang, biji kedelai goreng, serta telur ragi.
Di sisi lain, dari segi rasa, nasi puyung ini punya rasa pedas yang sangat khas. Bagi pecinta pedas, menu nasi puyung ini dijamin bikin nagih. "Saya baru tahu kalau ini dapur pertama dari rumah makan nasi puyung yang ada di Mataram. Ternyata dapur pertamanya ada di sini. Saya tahu tempat ini karena lagi viral di TikTok. Eh ternyata nagih banget," kata Imelda, salah seorang pembeli, saat diwawancarai detikBali, Minggu (19/4/2026).
Menurut Imelda, porsi nasi puyung di dapur pertama ini terbilang amatlah banyak. "Porsinya kayak kuli, nasi puyung yang biasa saja porsinya besar. Lauknya juga pedas banget, nampol banget," ujarnya.
Senada, Ana, salah seorang mahasiswa di Mataram ini, mengaku baru pertama kali mencoba nasi puyung tersebut. Ia datang bersama beberapa temannya, untuk mencoba menu pedas dari nasi puyung bebek mercon.
"Kami tahunya dari Instagram, viral, seliweran muluk, jadi penasaran. Eh tahunya nagih. Sudah tiga kali saya beli nasi puyung di sini. Yang bikin favorit itu, menu nasi puyung bebek merconnya, pedasnya nampol banget. Recommended buat yang doyan pedas," katanya kepada detikBali.
Sementara itu, Tari, pemilik usaha dapur nasi puyung di Mataram ini mengungkapkan tak kurang dari 50 pembeli yang datang dalam sehari. "Bisa lebih dari 50 orang dalam sehari, ramainya juga nggak tentu, tapi paling ramai kalau hari Jumat. Mungkin karena banyak yang sekalian pulang," katanya saat diwawancarai detikBali, Minggu.
Menurut Tari, pembeli yang datang ke dapurnya didominasi mahasiswa dan warga Mataram. "Campur, ada mahasiswa, ada juga warga Mataram. Apalagi lokasinya dekat UIN (jadi ramai mahasiswa)," ujarnya.
Dari sisi harga, menu nasi puyung di D'rice Nasi Puyung yang ada di Jalan Sunan Giri Raya, Jempong Baru, Sekarbela, Kota Mataram ini mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu per porsinya. Dapur nasi puyung favorit mahasiswa Mataram ini punya 5 cabang rumah makan, ada di Karang Bedil, Cakranegara, Rembiga, Selong Lombok Timur dan Sekarbela.
(hsa/hsa)










































