detikBali

Menangi Rinjani 162K, Pelari China Zairan Li Catat Rekor Baru 35 Jam

Terpopuler Koleksi Pilihan

Menangi Rinjani 162K, Pelari China Zairan Li Catat Rekor Baru 35 Jam


Sanusi Ardi W - detikBali

Zairan Li pelari asal China  yang menjadi pemenang di Rinjani 100 kategori 162 K, Sabtu (2/5/2026).
Foto: Zairan Li pelari asal China yang menjadi pemenang di Rinjani 100 kategori 162 K, Sabtu (2/5/2026). (Sanusi Ardi/detikBali)
Lombok Timur -

Zairan Li pelari asal China berhasil menjadi pemenang pertama yang menginjakkan kaki di garis finis pada ajang Rinjani 100 Ultra kategori 162K. Ia berhasil mencatat rekor baru dengan waktu 35 jam, 5 menit 52 detik.

Ia mengaku sangat senang bisa menjadi yang pertama pada ajang Rinjani 100 ultra tahun ini. Ia berhasil mencetak rekor baru dari sang juara Sange Sherpa pada ajang Rinjani 100 tahun sebelumnya. "I feel happy," ujar Zairan Li, ditemui detikBali di garis finish, Sabtu (2/5/2026).

Menurut Zairan Li, lintasan yang dilaluinya sangat menantang. Namun ia mengaku cuaca ketika ajang ini berlangsung cukup panas ketika ia berlari. "I feel really hot," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zairan Li menjadi peserta Rinjani pada 2023. Untuk menaklukkan Gunung Rinjani pada ajang Rinjani 100 Ultra tahun ini, ia mengaku melakukan persiapan yang sangat matang.

ADVERTISEMENT

Zairan Li merupakan salah satu peserta yang mengikuti lomba ajang Rinjani 100 Ultra kategori 162K. Ia berlari sejauh 162 kilometer bersama peserta lainnya.

Kategori 162K pada lomba lari lintas alam (trail run) Rinjani 100 menjadi kategori favorit yang diisi oleh para pelari kelas elit dunia. Dalam lomba ini, mereka akan menaklukkan puncak Gunung Rinjani dengan batasan waktu 55 jam.

Para pelari elit dunia tersebut seperti Sange Sherpa, Gediminas Grinus, Zairan Li, Hieu Ngyen Si, dan juga Man Yee Cheung. Mereka berlari melintasi alam bersama 182 pelari lainya yang berasal dari berbagai negara.

Adapun rute yang akan dilalui pada kategori 162K ini yakni dimulai dari start poin di Pantai Pekendangan Desa Belanting, menuju ke rumah adat Sembalun, kemudian naik ke Bukit Anak Dara, Bukit Sempana, Bukit Nanggi, kemudian dilanjutkan Pusuk Sembalun dan naik lagi ke Savana Propok, Pelawangan Sembalun langsung ke Puncak Gunung Rinjani. Kemudian turun ke Danau Segara Anak dilanjutkan ke Senaru dan juga Torean. Setelah itu para peserta akan kembali ke Pelawangan Sembalun, naik ke Bukit Pergasingan dan menuju finis di Hotel Nusantara.




(hsa/hsa)










Hide Ads